Angklung Sedulur Ukir Perjalanan Musikal yang Memikat di Gorontalo

NUSANTARA1.ID – Empat pengamen asal Jawa Barat yang membentuk komunitas, tengah merajut kisah musikal yang memikat hati masyarakat Gorontalo. 

Bagaimana tidak, pengamen ini menjejakkan kaki di setiap sudut kota dengan membawa alat musik tradisional, angklung yang mereka buat sendiri dari bambu pilihan yang membedakan mereka dengan pengamen pada umumnya. 

Bukan hanya itu, ciri khas istimewa lainnya adalah tripok dan gendang yang mereka mainkan terbuat dari kaleng cat bekas, memberikan sentuhan kreativitas yang menghiasi seni jalanan.

Bacaan Lainnya

“Semua alat musik ini kita buat sendiri, kalau untuk angklung itu kita pakai bambu pilihan, kemudian Tripok ini kami buat menggunakan pipa paralon, dan untuk gendang sendiri kami manfaatkan kaleng cat bekas,” jelas Mitun.

Suara khas angklung yang diciptakan membawa musikal menarik yang berhasil menyita perhatian masyarakat Gorontalo.

Dimana empat pengamen ini telah menorehkan langkah mereka selama empat hari berkeliling di Kota Gorontalo. 

Namun perjalanan musikal mereka tidak hanya terbatas di Gorontalo, melainkan juga telah menjelajahi hampir seluruh kota yang ada di Pulau Sulawesi.

“Ini kali kedua kita menjejakkan kaki di Gorontalo, sebelumnya kita sudah pernah ngamen di, Bau-bau, Kendari, Wajo dan Palu” ungkapnya.

Sementara itu Kota Bitung akan menjadi tujuan akhir perjalanan mereka di Pulau Sulawesi, sebelum mereka menjelajahi tempat baru untuk memperkenalkan alat musik tradisional ke berbagai penjuru Nusantara. (*)

Pos terkait