NUSANTARA1.ID – Hasil kunjungan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Hamid Kuna pada lokasi kebakaran SMA Negeri 4 Kota Gorontalo, terungkap jika biaya perbaikan mencapai Rp 1 miliar.
Informasi yang berhasil dihimpun, Hamim Kuna berkunjung ke lokasi tersebut pada Selasa (21/11) sekira pukul 15.30 Wita.
“Kami kesini untuk meninjau apakah kejadian ini sudah ada informasi yang jelas dari Kepolisian terkait sumber kebakaran. Juga memastikan apakah sumber api sudah benar-benar padam,” jelas Hamid Kuna.
Hamid Kuna menjelaskan salah satu dampak dari adanya kebakaran ini yaitu terhambatnya proses belajar mengajar yang kini dilakukan secara daring.
Masih pada kesempatan yang sama, dirinya mengungkapkan jika estimasi biaya perbaikan diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 1 miliar berdasarkan perhitungan konsultan.
Estimasi biaya ini berdasarkan beberapa kerugian yang ditimbulkan dari adanya insiden tersebut, diantaranya yaitu Ruang Laboratorium Fisika, Ruang Laboratorium Biologi, Perpustakaan, serta 3 ruang belajar.
“Ini musibah, jadi tidak ada yang menghendaki kejadian seperti ini. Kemudian terkait kerusakan yang ditimbulkan, sesuai dengan perhitungan konsultan ini kurang lebih Rp. Miliar perbaikannya,” kuncinya. (*)

![007 Pangkalan Komisi II tinjau langsung persoalan distribusi gas LPG 3 Kg di Desa Dunggala Kecamatan Tibawa. [foto:ist/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Pangkalan-200x112.jpg)
![Sofyan Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Sofyan-Puhi-200x112.jpg)


![007 Penas Konsumsi Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Mokodongan saat memimpin rapat persiapan Penas KTNA XVII terkait dengan konsumsi [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Penas-Konsumsi-200x112.jpg)


