NUSANTARA1.ID – Operasi Otanaha Polda Gorontalo dimulai hari ini ditandai dengan adanya apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda, Senin (10/7).
Operasi yang dilaksanakan secara serentak dengan Polres jajaran ini akan digelar selama 14 hari mulai dari 10 hingga 23 Juli 2023, yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro A.P., SIK., M.T., mengatakan bahwa dalam operasi ini ada 10 pelanggaran yang menjadi target.
“Adapun pelanggaran itu yakni menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi masih dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan seat belt, tidak menggunakan helm SNI, TNKB tidak sesuai dengan ketentuan, pengemudi dalam pengaruh alkohol, ODOL (Over Dimensi Over Loading), melawan arus, dan knalpot brong,” ucapnya.
Dirinya meminta kepada masyarakat agar senantiasa menaati segala aturan berlalu lintas guna keselamatan diri sendiri dan orang lain.
“Dalam berkendara kita harus bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya. (*)
Rilis

![006 Run Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Healthy Run 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/006-Run-200x112.jpg)
![005 Lansia Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan pada kegiatan HLUN 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Lansia-200x112.jpg)


![003 Progres PENAS Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meninjau lokasi PENAS yang akan digelar pada pertengana JUni [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/003-Progres-PENAS-200x112.jpg)


