NUSANTARA1.ID – Diduga terkait dengan Prabowo, DPP PDI Perjuangan memanggil Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Gibran diminta menghadap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin (22/5).
Seperti yang dilansir jpnn.com, Gibran tak mengelak saat wartawan menyinggung pemanggilan dari partainya itu terkait pertemuan yang melibatkan dirinya, sukarelawan Jokowi, dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Jumat (19/5).
“Hari Senin pagi saya menghadap ke DPP PDI Perjuangan. Mungkin terkait itu (pertemuan dengan Prabowo),” ujarnya, Ahad (21/5).
Gibran mengaku siap menerima teguran atau sanksi dari DPP PDI Perjuangan.
“Ya, saya siap terima teguran, sanksi. Senin saya berangkat,” katanya.
Sebelumnya, diberitakan Prabowo Subianto bertemu dengan 15 kelompok sukarelawan Gibran Jateng dan Jatim di Omah Semar, Jajar, Solo, Jumat (19/5) malam.
Konon Prabowo mendapat dukungan dari 15 kelompok sukarelawan itu, untuk maju di Pilpres 2024.
Gibran sendiri membantah telah menyatakan atau ikut mendukung Capres selain yang diusung partainya. (*)
![Resaffel Kabinet Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet di Istana. [foto:dok/Tangkapan Layar Youtube Setpres]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Resaffel-Kabinet-200x112.png)
![KMP Virgo 8 Nakhoda KM Virgo Transport 8 ditetapkan sebagai tersangka. [foto:dok/ig Kantor SAR Banjarmasin]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/KMP-Virgo-8-200x112.jpeg)
![KM Virgo Operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa.[foto:dok/afo/handout/basarnas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/KM-Virgo-200x112.jpeg)
![Naker 1 Menteri Ketenagakerjaan Yassierli usai membekali Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial. [foto:dok/kemnaker]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Naker-1-200x112.jpg)
![MBG Ilustrasi. P2G meminta guru dan siswa tak makan MBG, dan mendesak program tersebut dihentikan. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/MBG-200x112.png)
![Ilustrasi SIM Palsu Ilustrasi. Masyarakat rela membayar Rp550 ribu untuk SIM C palsu. Padahal, SIM resminya hanya berkisar Rp100 ribu. [foto:dok/harianjogja]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-SIM-Palsu-200x112.jpeg)

