NUSANTARA1.ID, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Hamzah Sidik menegaskan agar pemerintah daerah fokus atasi masalah krusial. Ini terkait dengan penyusunan program atau rencana kerja kedepan, mengingat ada masalah krusial cukup meresahkan masyarakat.
“Masalahnya, persoalan banjir ini berdampak pada berbagai sektor dan yang paling merasakan adalah masyarakat,” tegas Hamzah Sidik.
Dampak dari banjir, kata Hamzah Sidik, dapat saja merusak akses jalan, jembatan dan juga infrastruktur lainnya. Ketika terjadi kerusakan maka akan ada resiko terutama dari sisi pembiayaan yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat dari bencana banjir.
Lanjut kata Hamzah Sidik, jika persoalan banjir tersebut dibiarkan dan tidak ditangani, maka dampaknya juga akan terus terjadi dan ini sebenarnya yang ditakutkan.
“Daerah juga akan ikut merasakan dampaknya terutama dari sisi anggarannya yang dari tahun ketahun terus membengkak dan jika dihitung tentu ini akan lebih banyak,” ujarnya.
Hamzah Sidik berpendapat, lebih baik menangani persoalan banjir secara langsung walaupun dengan konsekuensi anggaran yang besar dan mengorbankan program lainnya, namun fokus. Daripada hanya mengatasi dampaknya secara rutin dan anggarannya akan lebih besar daripada anggaran penanganan yang dibutuhkan. (*)

![007 Kelapa Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menanam kelapa [fot:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/007-Kelapa-200x112.jpg)
![006 Run Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Healthy Run 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/006-Run-200x112.jpg)
![005 Lansia Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan pada kegiatan HLUN 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Lansia-200x112.jpg)


![003 Progres PENAS Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meninjau lokasi PENAS yang akan digelar pada pertengana JUni [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/003-Progres-PENAS-200x112.jpg)

