NUSANTARA1.ID – Menjadi dasar penyusunan visi misi bagi kepala daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah pada 2024 mendatang, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) diharapkan tidak berakhir secara parsial.
Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Paris Jusuf saat menghadiri kegiatan pelaksanaan forum konsultasi publik RPJPD Provinsi Gorontalo Tahun 2024 sampai 2025, yang berlangsung di Hotel Aston Gorontalo, pada Selasa (10/10).
“Rancangan ini saya harapkan tidak berakhir pada penyusunan secara parsial, tapi dia disusun berdasarkan penyusunan secara menyeluruh, totalitas dan secara komprehensif dari semua aspek pembangunan yang ada baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota,” ujar Paris.
Paris Jusuf menjelaskan kegiatan ini merupakan tupoksi dari Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) yang bersifat konsultasi publik, sehingga dokumen penyusunan rancangan awal ini memerlukan masukan-masukan dari seluruh stakeholder.
Dimana hal itu didasarkan karena RPJPD ini bersifat sebagai landasan dalam pembangunan Provinsi Gorontalo selama 20 Tahun kedepan.
“Untuk itu saya mengapresiasi kerja daripada Bappeda yang telah memaksimalkan penyusunan dokumen rancangan awal untuk RPJPD ini,” kuncinya. (*)

![021 BPJS KT Bonbol Bupati Bone Bolango, Ismet Mile (kedua dari kiri) saat menghadiri acara yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/021-BPJS-KT-Bonbol-200x112.jpg)
![019 Hewan Kurban Bupati Bone Bolango, Ismet Mile menyerahkan bantuan hewan kurban untuk Masjid An-Nur, Desa Boidu. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/019-Hewan-Kurban-200x112.jpg)

![018 Padi Organik Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa saat melakukan penanaman padi organik di lahan Gapoktan Buhuta Sejahtera Olami, Desa Huntu Utara, Bulango Selatan, Kamis 21 Mei 2026 [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/018-Padi-Organik-200x112.jpeg)



