NUSANTARA1.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo lakukan kerja sama dengan 13 perguruan tinggi se-Provinsi Gorontalo dalam mewujudkan pembentukan Kampus Bersih Narkoba (Bersinar).
Ikatan ini ditandai dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama antara kepala BNN Provinsi Gorontalo bersama Rektor dan Direktur Perguruan Tinggi, yang dilangsungkan di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Kamis (8/6).
Adapun 13 Perguruan yang turut serta dalam kegiatan ini adalah Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Politeknik Kesehatan Gorontalo, Universitas Bina Taruna, Universitas Bina Mandiri, Universitas Terbuka Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Universitas Ichsan Gorontalo, Universitas Nahdlatul Ulama, Universitas Pohuwato, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, serta Politeknik Gorontalo.
Kepala BNN Provinsi Gorontalo Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengungkapkan Kerja Sama dalam upaya pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini dikaitkan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Perguruan tinggi tentunya memiliki tanggung jawab dalam mencegah mahasiswa maupun civitas akademik agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Selain itu Rudy Ahmad menjelaskan kegiatan ini juga berkaitan dengan pelaksanaan Hari Narkotika Nasional (HANI) yang dipusatkan tanggal 26 Juni mendatang di Bali.
“Semoga perguruan tinggi di Gorontalo dapat menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” harapnya. (*)

![Mohamad Rizki Pateda Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bone Bolango, Mohamad Rizki Pateda. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Mohamad-Rizki-Pateda-200x112.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)

