Siap Sambut Ribuan Peserta, Bupati Tinjau Progres GOR David Tony

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meninjau lokasi PENAS yang akan digelar pada pertengana JUni [foto:dok]
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meninjau lokasi PENAS yang akan digelar pada pertengana JUni [foto:dok]

NUSANTARA1.ID – Kurang dari tiga pekan menjelang pembukaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai memperketat pengawasan terhadap sejumlah fasilitas yang akan digunakan dalam agenda nasional tersebut.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah renovasi Gedung Olahraga (GOR) David Tony di Limboto. Kamis 4 Juni 2026, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi turun langsung ke lokasi untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan tidak mengganggu jadwal pelaksanaan PENAS yang akan dimulai pada 20 Juni mendatang.

Didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Fany Hamzah Salamanya, Kepala Dinas Pertanian Darwan Usman, serta Kepala Bidang Olahraga Masrul Pateda, Sofyan meninjau sejumlah titik pekerjaan yang masih berlangsung di kawasan GOR.

Bacaan Lainnya

Peninjauan tersebut dilakukan menyusul hasil koordinasi dengan tim Kementerian PUPR yang sebelumnya melakukan pengecekan kesiapan venue. Dari hasil evaluasi tersebut, pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan area tanah harus sudah selesai paling lambat H-10 sebelum kegiatan dimulai.

Menurut Sofyan, waktu yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal mengingat peserta dari berbagai provinsi diperkirakan mulai berdatangan jauh sebelum pembukaan resmi.

“PENAS bukan hanya agenda nasional sektor pertanian, tetapi juga menjadi momentum bagi Kabupaten Gorontalo untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah. Karena itu seluruh pekerjaan harus selesai tepat waktu dan memenuhi standar yang dibutuhkan,” kata Sofyan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas dapat digunakan secara optimal selama kegiatan berlangsung.

“Kami ingin para peserta yang datang merasa nyaman. Kesiapan venue menjadi salah satu wajah daerah yang akan dilihat oleh ribuan tamu dari seluruh Indonesia. Ini yang terus kami kawal bersama,” ujarnya.

GOR David Tony sendiri diproyeksikan menjadi salah satu pusat kegiatan selama PENAS KTNA XVII. Karena itu, pemerintah daerah menempatkan proyek renovasi tersebut sebagai salah satu prioritas yang harus tuntas sebelum masa kedatangan peserta.

Selain infrastruktur, Pemkab Gorontalo juga terus melakukan pembenahan pada sektor pendukung lainnya, mulai dari kebersihan lingkungan, akses transportasi, hingga kesiapan pelayanan bagi tamu dan peserta yang akan memadati Kabupaten Gorontalo selama enam hari pelaksanaan PENAS.

Dengan waktu yang semakin mendekati hari pelaksanaan, pengawasan terhadap seluruh venue kini dilakukan secara intensif guna memastikan Kabupaten Gorontalo benar-benar siap menyambut perhelatan nasional terbesar di sektor pertanian tersebut. (*)

Pos terkait