NUSANTARA1.ID – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, menegaskan pentingnya kesiapan layanan dasar bagi para tamu yang akan menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Hal itu disampaikannya usai rapat pleno finalisasi petunjuk teknis (juknis) PENAS di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Kamis 4 Juni 2026.
Menurut Tonny, pelaksanaan PENAS yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 25 Juni 2026 kini tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan yang dibahas dalam rapat, kata dia, sebagian besar telah mulai dijalankan oleh panitia di lapangan.
“Pelaksanaannya tinggal sekitar 16 hari lagi. Apa yang dirapatkan hari ini sebenarnya sebagian besar sudah berjalan. Apalagi sudah ada petunjuk pelaksanaan terbaru dari provinsi yang menjadi dasar penyusunan petunjuk teknis di daerah,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo disebutnya lebih memfokuskan perhatian pada kebutuhan lokal, terutama terkait kesiapan fasilitas pendukung bagi ribuan peserta yang akan datang dari berbagai daerah di Indonesia.
![Rapat Persiapan Penas PENAS yang dipimpin oleh Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus. [foto:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/002-Persiapan-Penas-200x112.jpg)
Karena itu, ia meminta panitia daerah untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar peserta dapat terpenuhi dengan baik, terutama pada lokasi penginapan dan homestay yang akan ditempati para tamu.
“Jangan sampai ada tamu yang mengeluhkan fasilitas dasar seperti ketersediaan air bersih. Hal-hal seperti itu harus menjadi perhatian serius panitia lokal karena menyangkut kenyamanan peserta selama berada di Kabupaten Gorontalo,” tegasnya.
Terkait akomodasi, Tonny mengungkapkan bahwa pemanfaatan homestay saat ini diprioritaskan di wilayah Limboto karena lokasinya lebih dekat dengan pusat kegiatan utama. Namun, apabila kapasitas yang tersedia belum mencukupi, maka penyebaran tamu akan diperluas ke wilayah Telaga dan sekitarnya.
Ia berharap masyarakat yang menyediakan homestay dapat memberikan pelayanan terbaik sehingga Kabupaten Gorontalo mampu meninggalkan kesan positif bagi para peserta PENAS.
“Kita ingin menjadi tuan rumah yang baik. Yang datang nanti adalah duta-duta petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Mereka harus mendapatkan pelayanan yang nyaman selama berada di daerah ini,” katanya.
Berdasarkan data sementara, jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai sekitar 7.800 orang. Angka tersebut belum termasuk pendamping maupun peserta lain yang diperkirakan turut hadir selama pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.
Dengan jumlah peserta yang terus bertambah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 berjalan lancar dan sukses. (*)



![Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/Ismet-Mile-200x112.jpg)

![021 BPJS KT Bonbol Bupati Bone Bolango, Ismet Mile (kedua dari kiri) saat menghadiri acara yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/021-BPJS-KT-Bonbol-200x112.jpg)
![019 Hewan Kurban Bupati Bone Bolango, Ismet Mile menyerahkan bantuan hewan kurban untuk Masjid An-Nur, Desa Boidu. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/019-Hewan-Kurban-200x112.jpg)

