Tradisi Walima di Suwawa, Masjid Agung Almarhamah Hadirkan Sepeda Listrik

Pembagian walima dan sepeda listrik di Masjid Agung Almarhamah Suwawa Kabupaten Bone Bolango. [foto:Ist/tangkapan layar]
Pembagian walima dan sepeda listrik di Masjid Agung Almarhamah Suwawa Kabupaten Bone Bolango. [foto:Ist/tangkapan layar]

NUSANTARA1.ID – Masjid Agung Almarhamah Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan tradisi walima, pada Jumat, 5 September 2025.

Walima merupakan tradisi khas masyarakat Gorontalo yang diperkirakan telah berlangsung sejak abad ke-17, seiring masuknya Islam di Bumi Hulondalo. Dalam perayaan ini ditampilkan tolangga, yakni keranda tempat menata kue-kue tradisional yang terbuat dari bilah kayu atau bambu. Bentuknya bervariasi, mulai dari menara, masjid, hingga perahu.

Kue-kue tradisional seperti kolombengi, sukade, wapili, hingga telur rebus menjadi isi utama tolangga. Namun, seiring perkembangan zaman, hiasan walima turut dilengkapi dengan kopi saset, makanan ringan kemasan, hingga mie instan. Deretan tolangga yang penuh warna menghiasi area dalam masjid dan menarik perhatian jamaah yang hadir.

Bacaan Lainnya

Yang menarik, pada perayaan tahun ini juga tersedia lima sepeda listrik khusus bagi lima orang pezikir. Sepeda listrik tersebut berjajar rapi di dalam masjid, menambah nuansa unik di tengah perayaan tradisi keagamaan.

Fasilitas ini merupakan dukungan dari pemilik Onato Café & Resto, yang turut berpartisipasi memeriahkan walima di Masjid Agung Almarhamah Suwawa. (*)

Pos terkait