Benahi Pelayanan RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, Ini Langkah DPRD dan Pemda 

DPRD dan Pemda Gorontalo Utara bersinergi benahi pelayanan RSUD dr. Zainal Umar Sidiki. [foto:dok/humas]
DPRD dan Pemda Gorontalo Utara bersinergi benahi pelayanan RSUD dr. Zainal Umar Sidiki. [foto:dok/humas]

NUSANTARA1.ID – DPRD Gorontalo Utara mendorong langkah strategis untuk menyelamatkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) yang merupakan rumah sakit rujukan utama di daerah tersebut.

Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Ridwan Riko Arbie mengatakan langkah penyelamatan perlu segera dilakukan karena keterbatasan anggaran operasional rumah sakit.

“Kami menyebut langkah penyelamatan, mengingat anggaran operasional rumah sakit ini sudah sangat terbatas sehingga perlu ada langkah strategis yang wajib segera dilakukan oleh pemerintah daerah,” kata Ridwan di Gorontalo, Sabtu.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, DPRD mendorong pemerintah daerah melakukan intervensi terhadap manajemen rumah sakit melalui dukungan anggaran yang disusun berdasarkan perencanaan dan kebutuhan prioritas.

Ridwan mengatakan DPRD menerima sejumlah keluhan masyarakat terkait pelayanan di RSUD ZUS. Salah satu yang paling banyak disampaikan adalah keterbatasan ketersediaan obat-obatan sehingga pasien terkadang harus menebus obat di apotek di luar rumah sakit.

Selain persoalan obat, masyarakat juga menyampaikan keluhan mengenai sarana dan prasarana rumah sakit yang masih perlu ditingkatkan.

“Banyak aduan masyarakat yang kami terima, paling banyak terkait kekurangan obat-obatan sehingga pasien sering harus menebus di apotek luar rumah sakit. Selain itu, sarana dan prasarana yang perlu ditingkatkan juga banyak dikeluhkan melalui lembaga ini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya mendukung penguatan RSUD ZUS, DPRD turut memberikan dukungan terhadap rencana pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk penambahan daya listrik rumah sakit.

Ridwan mengatakan kebutuhan tersebut menjadi penting karena RSUD ZUS berpeluang memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan RI sekitar Rp50 miliar. Namun, pemanfaatan dukungan tersebut terkendala kebutuhan penambahan daya listrik yang membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar.

“Kami membahas hal tersebut bersama Pak Bupati, dan menyetujui langkah beliau melakukan efisiensi pada beberapa kegiatan agar dialihkan untuk pembiayaan di rumah sakit tersebut,” katanya.

DPRD, kata Ridwan, menyetujui langkah Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu melakukan efisiensi terhadap sejumlah kegiatan yang belum mendesak untuk kemudian dialihkan bagi kebutuhan RSUD ZUS.

Ia berharap langkah tersebut dapat membantu rumah sakit memperkuat operasional sekaligus memperbaiki kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Ridwan juga telah meninjau langsung kondisi pelayanan di RSUD ZUS. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi faktual sekaligus mendorong percepatan perbaikan manajemen dan pelayanan rumah sakit.

Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengapresiasi dukungan DPRD terhadap upaya pembenahan RSUD ZUS.

Menurut Thariq, rumah sakit merupakan salah satu pusat pelayanan publik yang harus terus dibenahi dan ditingkatkan untuk menunjang pelaksanaan program kesehatan pemerintah daerah.

“Terima kasih atas dukungan DPRD, termasuk mau bersama kami berkantor meski hanya sehari di rumah sakit ini, dalam upaya membenahi layanan yang ada,” kata Thariq.

Sementara itu, Direktur RSUD ZUS Gorontalo Utara dr. Mohammad Ardiansyah mengatakan pihaknya telah menyusun strategi penyelamatan rumah sakit menyusul kondisi operasional yang membutuhkan penanganan, khususnya dari sisi anggaran.

“Kami berharap dukungan terhadap operasional rumah sakit ini, serta terus berupaya meningkatkan layanan secara holistik sesuai harapan masyarakat,” ujar Ardiansyah.

Upaya pembenahan tersebut diharapkan dapat memperkuat operasional RSUD ZUS sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat Gorontalo Utara. (*)

Pos terkait