NUSANTARA1.ID – Sejumlah orang tua murid di SD Negeri Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, melayangkan protes keras setelah anak-anak mereka, khususnya siswi kelas 5, menerima vaksin tanpa pemberitahuan lebih dulu.
Vaksinasi yang dilakukan pada Kamis 21 Agustus 2025 itu menimbulkan kegaduhan karena pihak sekolah dinilai lalai dalam berkomunikasi.
Kekecewaan para orang tua memuncak lantaran mereka baru mengetahui anaknya telah disuntik vaksin setelah kegiatan berlangsung.
Beberapa bahkan menilai pihak sekolah terburu-buru menyetujui pelaksanaan vaksinasi dan tidak transparan sejak awal kepada wali murid.
“Kami tidak persoalkan soal manfaat vaksin, hanya kami sesalkan sebagai orang tua murid tidak diberitahu. Itu hak kami untuk mengetahui apa yang diberikan kepada anak-anak,” ungkap Rizal Karim, salah satu orang tua murid, didampingi orang tua lainnya, Zia.
Untuk menanggapi hal itu, Wiwin Marto Mohamad, wali kelas 5 SDN Telaga Biru, memberikan klarifikasi pada Jumat, 22 Agustus 2025.
Ia mengakui adanya kelalaian sehingga tidak sempat menyampaikan pemberitahuan kepada orang tua murid.
“Surat dari puskesmas sebenarnya sudah ada, tapi sejak minggu lalu kegiatan sekolah padat sekali, mulai dari jalan sehat, makan bersama, program MBG, hingga sosialisasi mahasiswa. Jujur saya khilaf, tidak sempat menginformasikan di grup WhatsApp,” ujarnya.
Menurut Wiwin, vaksinasi hanya diberikan kepada siswi perempuan kelas 5 sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Dari 28 siswa, sebanyak 13 siswi yang hadir menerima suntikan.
Diketahui, pasca vaksinasi, sempat ada dua siswi yang mengeluh demam ringan. Namun setelah dipantau bersama petugas puskesmas, kondisi mereka dinyatakan sehat.
“Anak-anak sudah kami kunjungi, semua dalam keadaan baik. Hanya dua yang sempat panas badan, tapi alhamdulillah sekarang sehat,” jelas Wiwin.
Sebagai wali kelas, Wiwin mengaku sudah menyampaikan permintaan maaf berulang kali melalui grup WhatsApp orang tua murid.
Dirinya berharap insiden ini menjadi pelajaran penting agar komunikasi antara sekolah, orang tua, dan pihak kesehatan bisa lebih terbuka di masa depan.
“Saya benar-benar mohon maaf. Ini murni kelalaian saya karena terlalu banyak kegiatan. Tidak ada niat menyembunyikan, hanya terlewat.” pungkasnya. (*)
![SDN Telaga Biru Salah satu SDN di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. [foto: fikar/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/08/SDN-Telaga-Biru.jpg)
![007 DWP Bone Bolango Ketua DWP Bone Bolango, Nurliana Iwan Mustapa saat menghadiri pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/onal/prokopim]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-DWP-Bone-Bolango-200x112.jpg)
![007 Tonny Terima Bendera Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat menerima bendera Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-Tonny-Terima-Bendera-200x112.png)
![Pendaki Bawakaraeng Proses evakuasi 8 pendaki Gunung Bawakaraeng oleh Tim SAR gabungan. [foto;dok/basarnas makasssar]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Pendaki-Bawakaraeng-200x112.png)
![006 Irup Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Irup-Ismet-Mile-200x112.jpeg)
![006 Sofyan Irup Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT Proklamasi. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Sofyan-Irup-200x112.jpg)


