NUSANTARA1.ID – Menjelang perayaan Idul Adha 2025, Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Bidang Peternakan mulai memperketat pengawasan terhadap hewan kurban yang akan disembelih.
Kepala Dinas Pertanian, Franky Nantingkaseh, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kesehatan hewan kurban.
“Tim kami akan memastikan hewan yang akan dikurbankan sehat, baik sebelum maupun sesudah proses penyembelihan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu 4 Juni 2025.
Menurut Franky, tim tersebut tidak hanya memeriksa secara visual, namun juga menilai kelayakan konsumsi dari organ dan daging pasca pemotongan.
Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah hewan kurban milik Pemkab Sangihe maupun bantuan dari Presiden telah melalui tahap pemeriksaan yang ketat.
“Tahun ini, Pemda menyiapkan empat ekor sapi kurban, sementara satu ekor sapi jenis Limosin merupakan bantuan dari Presiden,” jelasnya.
Dinas Pertanian juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melaporkan hewan kurban milik pribadi agar dapat diperiksa sebelum disembelih.
Langkah itu dilakukan guna memastikan bahwa hewan benar-benar dalam kondisi sehat dan layak untuk dikonsumsi.
“Pemeriksaan tidak hanya dilakukan di awal. Tim kami akan terus memantau hingga proses penyembelihan selesai, termasuk mengevaluasi kondisi daging dan organ dalamnya,” tegas Franky.
Lebih jauh, ia mengimbau warga untuk lebih selektif saat memilih hewan kurban. Ciri-ciri fisik hewan sehat, menurutnya, dapat dilihat dari kondisi hidung yang lembab, mata yang jernih, kaki yang tidak bengkok, serta kulit yang tidak rontok saat disentuh.
Bagi hewan jantan, alat kelamin harus tampak sehat. Sementara untuk betina, bagian belakang ekor juga harus bersih dari kotoran.
“Jika bagian belakang ekor kotor, bisa jadi hewan tersebut mengalami mencret atau terserang penyakit,” tambahnya. (**)
![1 Ilustrasi. Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Sangihe perketat pengawasan hewan kurban. [foto:nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/06/1.jpg)

![003 STN Bone Bolango Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa saat menyematkan tanda peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Nasional Terintegrasi di BPMP Provinsi Gorontalo, Senin 10 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/003-STN-Bone-Bolango-200x112.jpeg)
![005 Bantuan Perikanan Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, di Kantor Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Sabtu 8 Agustus 2026. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/005-Bantuan-Perikanan-200x112.jpg)
![004 Hasil Evaluasi Bupati Gorontalo Sofyan Puhi usai menerima Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo di ruang kerjanya, Selasa 4 Agustus 2026. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/004-Hasil-Evaluasi-200x112.jpg)
![003 RTRW Penyerahan Ranperda tentang RTRW dalam rapat paripurna di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Gorontalo, Senin 3 Agustus 2026. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/003-RTRW-200x112.jpg)
![002 Kain Merah Putih Kain merah putih sepanjang 50 meter dibentangkan di kawasan Center Point Bone Bolango, Senin 3 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/002-Kain-Merah-Putih-200x112.jpeg)

