Legislator Dapil I Kawal Proyek Banjir BWS, Targetkan Kota Gorontalo Bebas Banjir  

Pertemuan dalam rangka Reses Masa Persidangan Pertama, DPRD Dapil I bersama jajaran BWSS II Gorontalo. [foto:dok/nusantara1]
Pertemuan dalam rangka Reses Masa Persidangan Pertama, DPRD Dapil I bersama jajaran BWSS II Gorontalo. [foto:dok/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo memberi perhatian serius terhadap proyek penanganan banjir yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo. 

Isu ini menjadi salah satu poin utama dalam pertemuan bersama jajaran BWSS II Gorontalo, Rabu 4 November 2026 di Kantor BWSS II.

Pertemuan itu bertujuan agar persoalan genangan air, luapan sungai, dan pembenahan drainase makro di wilayah perkotaan Kota Gorontalo bisa teratasi dengan baik.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, Kepala Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPI SDA), Haris Djafar, memaparkan sejumlah capaian dan rencana strategis pengendalian banjir di Kota Gorontalo tahun 2027-2029, yakni, Pengendalian Banjir Sungai Bone, Penanganan Drainase Utama Kota Gorontalo, Pengendalian Banjir Sungai Bolango Tahap III, SID Pengendalian Sedimen Kota Gorontalo, Pembangunan Kolam Retensi Kota Gorontalo, serta MP Konektivitas Drainase Kota, Drainase Utama dan Sungai Utama Kota Gorontalo.

Selain itu, dipaparkan juga rencana pembangunan empat titik kolam retensi di wilayah Kota Gorontalo. Dimana saat ini dua titik sudah dalam tahap pembebasan lahan.

Usai pertemuan, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Indriani Dunda, mengatakan kunjungan kali ini untuk mendapatkan gambaran utuh soal program dan capaian BWSS II.

“Kami ingin sekali mendengar gambaran komprehensif tentang program dan kegiatan apa saja yang telah dilaksanakan BWS, serta capaian pembangunan saat ini, baik di tahun 2026 dan target rencana prioritas untuk anggaran 2027. Alhamdulillah dari penjelasan tadi bahwa sejumlah program sudah terealisasi di atas 90 persen, kami berharap proyek bendungan dapat segera selesai, sehingga Kota Gorontalo sudah tidak akan terdampak banjir lagi,” ungkapnya.

DPRD  juga mengapresiasi BWSS II karena perencanaannya sudah cukup matang. Jika berjalan sesuai perencanaan, tidak perlu ada kekhawatiran terkait normalisasi sungai, kerusakan daerah aliran sungai, hingga ketersediaan air irigasi pertanian di Kota Gorontalo.

Kunjungan reses di BWSS dipimpin oleh Meyke Kamaru, bersama anggota Dapil Kota Gorontalo Sri Darsianti Tuna, Ekwan Ahmad, Erwin Ismail, Hamsah Muslimin dan Sekwan Rifli Katili. (*)

Pos terkait