Ini Langkah PLN Nusantara Power UP Gorontalo Guna Perkuat Sistem Keamanan 

AKP M. Atmal Fauzi, SH, memaparkan materi sosialisasi bertajuk ‘Strategi Penanganan Radikalisme dan Terorisme’ kepada peserta di Aula Saronde UP Gorontalo. [foto:dok/pln]
AKP M. Atmal Fauzi, SH, memaparkan materi sosialisasi bertajuk ‘Strategi Penanganan Radikalisme dan Terorisme’ kepada peserta di Aula Saronde UP Gorontalo. [foto:dok/pln]

NUSANTARA1.ID – Keamanan fasilitas pembangkit menjadi aspek penting dalam menjaga aset perusahaan dan mendukung kelancaran operasional ketenagalistrikan. 

Sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Gorontalo menggelar sosialisasi keamanan pada 8–9 Oktober 2026 di Aula Saronde UP Gorontalo.

Kegiatan dibuka oleh Reynold Gobel, Assistant Manager Business Support PLN Nusantara Power UP Gorontalo. Dalam pembukaannya, Reynold menekankan pentingnya membangun kesadaran keamanan di lingkungan unit pembangkitan melalui peningkatan kewaspadaan, kepatuhan terhadap prosedur pengamanan, dan keterlibatan seluruh personel.

Bacaan Lainnya

Menurut Reynold, keamanan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan aset fisik perusahaan, tetapi juga membutuhkan kesiapan setiap personel dalam mengenali dan mengantisipasi potensi ancaman sejak dini.

“Keamanan unit pembangkitan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap personel harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan kerja, memahami prosedur pengamanan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan. Dengan kewaspadaan dan koordinasi yang baik, potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Reynold.

Sosialisasi ini menghadirkan AKP M. Atmal Fauzi, S.H., sebagai narasumber yang membawakan materi “Strategi Penanganan Radikalisme dan Terorisme.” Materi tersebut membahas bahaya intoleransi, radikalisme, dan terorisme, termasuk potensi dampaknya terhadap stabilitas keamanan dan lingkungan kerja.

Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini terhadap potensi ancaman, menjaga kewaspadaan, serta melakukan koordinasi sesuai prosedur apabila menemukan situasi yang memerlukan perhatian dari petugas pengamanan.

Sementara itu, Manager PLN Nusantara Power UP Gorontalo, Yan Suprayogi, menegaskan bahwa penguatan keamanan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan operasional pembangkit.

“Keamanan harus menjadi bagian dari budaya kerja yang diterapkan secara konsisten. Kami ingin memastikan seluruh unsur yang terlibat memahami perannya dalam menjaga aset perusahaan, meningkatkan kesiapsiagaan, dan mendukung terciptanya lingkungan operasional yang aman serta kondusif,” kata Yan.

Penguatan keamanan tersebut juga menjadi bagian dari agenda penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bidang pengamanan antara PLN Nusantara Power UP Gorontalo dan Kepolisian Daerah Gorontalo. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan potensi gangguan keamanan sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Melalui sosialisasi dan penguatan kerja sama tersebut, PLN Nusantara Power UP Gorontalo terus mendorong terciptanya sistem pengamanan yang lebih tanggap dan terkoordinasi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan aset, melindungi lingkungan operasional, serta mendukung keandalan pembangkitan tenaga listrik. (*)

Pos terkait