Upacara Penurunan Bendera, Kapolsek Suwawa jadi Irup di Pinogu

Kapolsek Suwawa, IPTU. Ismet Ishak menerima bendera merah putih saat bertindak sebagai Irup pada Upacara Penurunan Bendera di Pinogu. [foto:dok]
Kapolsek Suwawa, IPTU. Ismet Ishak menerima bendera merah putih saat bertindak sebagai Irup pada Upacara Penurunan Bendera di Pinogu. [foto:dok]

NUSANTARA1.ID – Kapolsek Suwawa, IPTU Ismet Ishak menjadi inspektur upacara (Irup) saat penurunan bendera dalam rangka HUT ke 81 Republik Indonesia di Kecamatan Pinogu. 

Informasi yang berhasil dihimpun, upacara digelar pada 17 Agustus 2026 puku 16. 37 Wita yang dihadiri semua unsur. Selain Kapolsek Suwawa, hadir juga Camat Pinogu, Ramdan Mile, para Kepala Desa, Kasubsektor Pinogu, Aipda Aris Mabuia, Kanit Binmas Polsek Suwawa, Aiptu Fardi Usman.

Hadir pula Bhabinkamtibmas Kecamatan Pinogu, personel Koramil Suwawa, para ASN Kecamatan Pinogu, aparat desa se Kecamatan Pinogu, guru, pegawai Puskesmas, siswa SD, SMP dan SMA Pinogu, serta tamu undangan.

Bacaan Lainnya

“Bukan sekadar upacara. Namun, sebagai bentuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mendahului kita,” kata IPTU. Ismet Ishak usai upacara digelar.

Selan IPTU Ismet Ishak sebagai Irup, yang masuk dalam perangkat upacara yakni Aipda. Aris Mabuia selaku Perwira Upacara, Lettu Harun Taue selaku Komandan Upacara, dan Yulitanti Sahalim selaku MC.

Upacara ini mendapat pengamanan terbuka dan tertutup dari personel Polsek Suwawa dan unit Intelkam Polsek Suwawa.

Namun, ada yang menarik dari peristiwa ini. Yakni, langkah IPTU Ismet Ishak merupakan sejarah bagi jajaran Polsek Suwawa.

Betapa tidak, IPTU Ismet Ishak merupakan Kapolsek Suwawa pertama yang menjadi Irup pada pelaksanaan HUT Republik Indinesia.

Terkait dengan upaya bisa tembus dari Suwawa ke Pinogu, IPTU Ismet Ishak menempuh perjalanan selama 4 jam dengan ongkos Ojek Rp 800 ribu pergi pulang.

“Itu karena musim kemarau. Kalau musim hujan, waktu tempuh lebih lama, dan biaya Ojek sampai Rp 2 juta pergi pulang. Intinya, datang ke Pinogu butuh perjuangan karena kondisi jalan,” jelas IPTU Ismet Ishak. (*)

Pos terkait