Safwan Tahir Bano Terima Kunjungan PWRI Kabupaten Banggai

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo, Safwan Tahir Bano saat menyambut kedatangan PWRI Banggai di Gedung Kasmat Lahay, Limboto. [foto:dok/kominfo]
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo, Safwan Tahir Bano saat menyambut kedatangan PWRI Banggai di Gedung Kasmat Lahay, Limboto. [foto:dok/kominfo]

NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyambut dengan hangat kunjungan silaturahmi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. 

Selain untuk mempererat persaudaraan momentum ini juga untuk memperkuat hubungan antardaerah.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kasmat Lahay, Limboto, Rabu 15 Juli 2026, dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo, Safwan Tahir Bano, yang mewakili Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi. Turut hadir pengurus PWRI Kabupaten Gorontalo dan rombongan PWRI Kabupaten Banggai.

Bacaan Lainnya

Pada hakikatnya, silaturahmi wredatama bertujuan untuk memperkuat jejaring antar sesama purna aparatur sipil negara. Kesempatan ini juga dilakukan pertukaran pengalaman yang dapat memberi manfaat bagi pembangunan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Safwan Tahir Bano menyampaikan selamat datang kepada rombongan PWRI Kabupaten Banggai serta mengapresiasi PWRI Kabupaten Gorontalo yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, kami mengucapkan selamat datang kepada keluarga besar PWRI Kabupaten Banggai di daerah yang kami cintai ini. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan menjadi sarana berbagi pengalaman yang bermanfaat,” ujar Safwan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan terus mendukung organisasi kemasyarakatan, termasuk PWRI, sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, pengalaman dan kebijaksanaan para purna ASN merupakan modal berharga yang masih dapat didedikasikan untuk kemajuan daerah.

“PWRI adalah wadah pengabdian yang dilandasi ketulusan tanpa pamrih. Setiap pengabdian yang dilakukan dengan niat ikhlas akan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” kuncinya. (*)

Pos terkait