Legacy PENAS Tani Nelayan 2026, Pentadio Resort Tampil Lebih Modern dan Atraktif

NUSANTARA1.ID – Penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Tani Nelayan XVII 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, tetapi juga meninggalkan sejumlah warisan pembangunan bagi Kabupaten Gorontalo. 

Salah satunya terlihat dari wajah baru Pentadio Resort yang kini tampil lebih modern dan atraktif.

Destinasi wisata yang berada di tepi Danau Limboto tersebut menghadirkan ikon baru berupa replika kucing raksasa interaktif yang menjadi pusat perhatian pengunjung. 

Bacaan Lainnya

Ikon tersebut dilengkapi teknologi yang memungkinkan patung mengeluarkan suara, menggerakkan telinga, serta membuka dan menutup mata sehingga memberikan pengalaman wisata yang berbeda.

Revitalisasi Pentadio Resort merupakan bagian dari upaya pengembangan sektor pariwisata daerah yang mendapat dukungan Anggota DPR RI Rachmat Gobel. Penataan dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat daya tarik destinasi wisata unggulan Kabupaten Gorontalo.

Selain menghadirkan ikon baru, sejumlah fasilitas penunjang juga dibenahi. Area kantin dan pusat layanan pengunjung ditata lebih representatif, sementara kolam rendaman air panas direvitalisasi guna meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan perubahan yang terjadi di Pentadio Resort menjadi salah satu manfaat nyata yang lahir dari pelaksanaan PENAS Tani Nelyan XVII di Gorontalo.

“Perubahan yang terjadi di Pentadio Resort merupakan bukti nyata perhatian dan kontribusi Pak Rachmat Gobel terhadap pembangunan daerah. Kini Pentadio Resort tampil lebih menarik dan memiliki daya saing yang semakin kuat sebagai destinasi wisata unggulan,” ujar Sofyan.

Menurutnya, PENAS Tani Nelayan tidak hanya memberikan dampak selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, tetapi juga menghadirkan berbagai peninggalan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

“PENAS Tani Nelayan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ada legacy yang ditinggalkan dan dapat dinikmati masyarakat, salah satunya pengembangan Pentadio Resort yang kini semakin representatif dan layak menjadi destinasi unggulan,” katanya.

Sofyan menilai revitalisasi kawasan wisata tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan diyakini akan berdampak pada perkembangan UMKM, usaha kuliner, hingga sektor jasa lainnya.

Selain Pentadio Resort, sejumlah fasilitas publik lainnya juga mendapatkan sentuhan pembenahan menjelang PENAS Tani Nelayan XVII, termasuk kawasan Pakaya Tower yang kini tampil lebih modern dengan penataan taman, ruang terbuka publik, dan videotron berbentuk bulat.

Dengan berbagai pembaruan yang dilakukan, Pentadio Resort diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Gorontalo sekaligus menjadi salah satu legacy pembangunan yang ditinggalkan dari pelaksanaan PENAS Tani Nelayan XVII 2026. (*)

Pos terkait