NUSANTARA1.ID — Bupati Ismet Mile menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan komunitas Dasawisma di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Pengukuhan Pengurus Dasawisma Desa se-Kecamatan Tapa yang berlangsung di Kantor Desa Kramat, Rabu 8 April 2026.
Dalam sambutannya, Ismet Mile menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak boleh hanya menjadi sekadar wacana.
“Kita terlalu mudah menyampaikan cita-cita, tapi kadang-kadang sejahtera ini hanya cepat-cepat dibicarakan, tidak ditindaklanjuti dengan berbagai hal yang menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembentukan dan penguatan kelompok Dasawisma menjadi langkah strategis untuk menghimpun masyarakat dalam satu wadah yang terorganisir.
“Ini menjadi tujuan pokok saya agar kesejahteraan itu menjadi bagian hidup dari seluruh masyarakat,” tambahnya.
Bupati juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada APBD daerah.
“APBD kita mengalami penyesuaian cukup besar, sehingga program harus disesuaikan dengan kemampuan yang ada,” jelasnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menghadirkan berbagai program bantuan. Ia menyebutkan telah menyalurkan bantuan bibit unggul untuk sekitar 4.000 hektare lahan pertanian, serta alat pertanian seperti hand tractor untuk masyarakat.
“Bantuan ini adalah hasil dari upaya pendekatan kita ke pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian,” ungkapnya.
Selain itu, bantuan sosial dan Alokasi Dana Desa (ADD) juga terus digulirkan guna mendukung pembangunan di tingkat desa.
“Saya minta pelayanan kepada masyarakat harus dimaksimalkan, agar tidak ada kesulitan dalam menjalankan usaha dan kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Dalam arahannya, Ismet Mile juga meminta seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat desa untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan program. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan politik.
“Ini bukan urusan politik, ini murni tugas pemerintahan dalam rangka percepatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ke depan, pemerintah daerah juga akan membentuk tim yang berinteraksi langsung dengan masyarakat guna mempercepat implementasi program. Ia berharap seluruh masyarakat dapat tergabung dalam komunitas Dasawisma.
“Semua harus terlibat, tidak ada pengecualian, demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

![001 Data Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menghadiri Forum Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan PAD dari PDRD yang digelar Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Hotel Four Points, Bekasi, Jawa Barat, 2 hingga 4 September 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/001-Data-200x112.png)

![Sugondo Makmur Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur saat membuka Workshop Digitalisasi Pembelajaran Mendalam, Prakarya Connect & Collaborative bertema, Rabu 2 September 2026. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Sugondo-Makmur-200x112.png)
![Ismet Mile2 Bupati Bone Bolango, Ismet Mile. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/01/Ismet-Mile2-200x112.jpg)
![014 Penghargaan BPK Kepala BKPD Bone Bolango, Abdul Halim Katilie saat menerima penghargaan Treasury Award di Aula Ambua KPPN Provinsi Gorontalo. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/014-Penghargaan-BPK-200x112.jpeg)
![013 Penyakit ATM Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo saat membuka kegiatan Penguatan Forum Kemitraan Program RSSH 2026, Kamis 27 Agustus 2026. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/013-Penyakit-ATM-200x112.jpeg)

