NUSANTARA1.ID – Guna menambah informasi tentang menangani penderita Tuna Rungu, Forum Komunikasi Orang Tua Hebat (FORKAH) mendatangkan dokter spesialis. Langkah ini dilakukan untuk berbagi informasi dan melakukan seminar dengan tema ‘Telinga Masa Depanku’ di Hotel Aston Gorontalo, Sabtu 29 November 2025.
FORKAH sendiri merupakan komunitas Mewadahi Orang Tua yang Memiliki Anak Tuna Rungu/Tuli di Gorontalo.
Ketua FORKAH Gorontalo, Cindra Dewi Tangahu mengungkapkan, ini merupakan suport pertama dari penyelenggara yakni medel hearlife Indonesia dan bekerjasama dengan RS SS Medika yang hadir memberikan informasi terkait pendengaran.
“Ini pertama kalinya kami mengundang berbagai profesional untuk memberikan informasi terkait apa dan bagaimana pemahaman dan mendeteksi gangguan dengar sedini mungkin pada bayi dan anak,” ungkap Cindra Dewi Tangahu.
Dirinya mengaku sangat bersyukur kedatangan provider dan pihak rumah sakit yang bekerjasama dengan FORKAH Gorontalo.
FORKAH sendiri merupakan komunitas orang tua hebat yang memiliki anak dengan gangguan dengar atau tuli dimana ada sebagian masuk SLB dan ada juga yang masuk sekolah biasa.
“Kami harap orang tua yang memiliki anak dengan gangguan dengar atau tuna rungu bisa menggali ilmu dan juga mengambil pengalaman dari orang tua lain yang memiliki masalah yang sama dan diperlukan intervensi yang tepat untuk anaknya, karena derajat dengar tiap anak berbeda,” jelas Cindra Dewi Tangahu.
Ia menambahkan, teknologi yang ada bukan saja alat bantu dengar tetapi juga dengan operasi pemasangan implan koklea atau rumah siput dan hari ini pakarnya hadir sudah banyak Tuna Rungu yang sudah bisa diobati.
“Dari 37 anak ada 6 pengguna koklea implan, 16 pengguna alat bantu dengar dan sisanya belum memutuskan akan menggunakan yang mana dan semoga dengan seminar ini bisa membantu orang tua untuk memilih alat yang tepat bagi anaknya,” ungkap Cindra Dewi Tangahu.
Sementara Direktur Medel Hearlife Jakarta, Andi Iskandar mengungkapkan, saat ini bukan hanya alat bantu dengar saja tetapi juga dengan pemasangan implan koklea atau rumah siput yang bisa membantu penderita Tuna Rungu bisa kembali mendengar dan berinteraksi dengan sesama manusia.
“Memang seharusnya anak sejak usia 2 minggu sudah harus ada tes pendengaran. Mulai dari cara menepuk dan melihat reaksi anak hingga terlambatnya anak berbicara sudah menjadi salah satu kewaspadaan bagi orang tua,” jelas Andi Iskandar.
Ia mengakui jika produknya berasal dari luar negeri dan bisa membantu penderita untuk bisa mendengar, walaupun memang diakui barang itu masih tergolong mahal.
“Seharusnya ada kolaborasi antara pemerintah untuk membantu penderita gangguan telinga, karena sampai saat ini memang masalah pendengar masih kurang dilirik, karena memang tidak terdeteksi dari awal dan juga alat-alatnya pun belum maksimal dimiliki oleh pihak rumah sakit atau puskesmas dan instansi kesehatan lainnya,” kuncinya. (*)
![FORKAH Foto bersama para dokter spesialis dan Ketua FORKAH Gorontalo. [foto:dok.forlah]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/FORKAH.jpg)

![009 Panen Raya Kapolda Gorontalo, Irjen Widodo bersama unsur Forkopimda saat mengikuti Panen Raya Jagung, Sabtu 16 Mei 2026 [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/009-Panen-Raya-200x112.jpg)
![Mina Akomodasi haji di Mina tengah dikembangkan seperti penginapan modern, salah satunya lewat proyek Rabiah Kidana [foto:dok/tangkapan layar]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Mina-200x112.png)
![Kapolri Sigit Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. [foto:ist/tribratanews]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/08/Kapolri-Sigit-1-200x112.jpg)
![Pohon Tumbang Sepeda motor tertimpa pohon tumbang di Kota Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Pohon-Tumbang-200x112.jpg)
![008 PLN Ciratas Kunjungan Dewan Energi Nasional di PLTA Cirata sebagai kawasan yang memanfaatkan potensi energi baru terbarukan secara optimal melalui konsep pembangkit hybrid [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/008-PLN-Ciratas-200x112.jpg)

