Iran dan Haiti Lolos Piala Dunia 2026, Trump Larang Masuk Amerika

Timnas Iran merayakan keberhasilannya saat memastikan lolos Piala Dunia 2026. [foto:ist/bola.com]
Timnas Iran merayakan keberhasilannya saat memastikan lolos Piala Dunia 2026. [foto:ist/bola.com]

NUSANTARA1.ID – Hasil sementara kualifikasi Piala Dunia 2026, terdapat dua negara yang lolos meskipun dilarang masuk Amerika Serikat oleh Presiden Donald Trump.

Perlu disampaikan bahwa, hingga saat ini sebanyak 42 tim resmi lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni sampai 19 Juli tahun depan.

Akan tetapi dari 42 negara tersebut, dua tim di antaranya merupakan negara yang dicekal masuk ke Amerika Serikat. Dua negara yang masuk daftar larangan ke AS itu adalah Iran dan Haiti.

Bacaan Lainnya

Timnas Iran jadi negara ketiga dari Asia yang lolos ke Piala Dunia 2026 setelah Jepang dan Australia. Iran memastikan lolos usai imbang 2-2 dengan Uzbekistan dalam ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona AFC.

Sedangkan Haiti meraih tiket ke Piala Dunia tahun depan setelah menang 2-0 atas Nikaragua dalam pertandingan terakhir di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Concacaf, Selasa 18 November 2025.

Pada Juni lalu Donald Trump mengeluarkan larangan terhadap 12 negara yang warganya tidak bisa masuk ke Amerika Serikat. Haiti dan Iran masuk ke dalam daftar tersebut. Larangan tersebut dibuat karena warga negara-negara itu dianggap berbahaya untuk AS.

Meski begitu Trump membuat sedikit kelonggaran untuk ajang Piala Dunia 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028. Kontingen negara-negara yang dilarang itu masih bisa berlaga dengan sejumlah pembatasan, termasuk tidak boleh membawa suporter ke arena pertandingan.

Setelah 42 tim lolos ke putaran final, sisa enam slot akan diperebutkan melalui babak play off antar konfederasi dan Eropa. Babak play off antar konfederasi ini memperebutkan dua tiket Piala Dunia 2026.

Sedangkan sisa empat tiket lain akan diperebutkan dalam babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA. (*)

Pos terkait