Driver Ojol Nilai Uji Coba Satu Arah di Jln HB Jassin Belum Efektif, Minta Tak Dilanjutkan

Wahyu, salah seorang pengendara Ojek Online saat diwawancarai, Senin, 27 Oktober 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]
Wahyu, salah seorang pengendara Ojek Online saat diwawancarai, Senin, 27 Oktober 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Kota Gorontalo mengeluhkan dampak uji coba sistem satu arah di Jalan HB Jassin yang dilaksanakan pada 27–28 Oktober 2025.

Para pengemudi menilai kebijakan ini belum efektif dan justru memperlambat waktu pengantaran sehingga memengaruhi pelayanan bagi pelanggan.

Salah satu driver ojol, Wahyu, mengungkapkan waktu tempuh yang biasanya hanya satu menit kini menjadi lima hingga hampir sepuluh menit karena memutar.

Bacaan Lainnya

Kata Wahyu, seharian penerapan uji coba ini dirinya telah merasakan sedikit perubahan dalam hal konsumsi bahan bakar kendaraan.

“Kalau dulu cepat, sekarang harus mutar jauh. Dampaknya bahan bakar boros dan pesanan pelanggan jadi terlambat,” ujarnya saat diwawancarai di sekitar Jalan HB Jassin, Senin, 27 Oktober 2025.

Ia menambahkan, selama sehari penerapan uji coba SSA, sudah ada beberapa pelanggan yang mengeluh karena pengiriman makanan terlambat.

Wahyu berharap kebijakan SSA ini tidak dilanjutkan sampai semua fasilitas pendukung diperbaiki dan aplikator ojek online menyesuaikan tarif agar tidak merugikan pengemudi.

“Ada beberapa yang harus selesai dulu, termasuk alternatif jalan dan aplikator untuk kami ojek online,” kata Wahyu.

“Kalau belum siap. Untuk sekarang tidak perlu,” sambungnya menutup pernyataan.

Pos terkait