NUSANTARA1.ID – Di tepi Pantai Kurenai, Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, suasana sore makin ramai sejak hadirnya street coffee dengan nama Side Car Coffee.
Usaha yang baru berjalan sekitar satu bulan ini, langsung menarik perhatian pengunjung wisata maupun pecinta kopi di Gorontalo.
Di balik ide ini, ada sosok Taufik Rante, barista yang menyebut inspirasinya lahir setelah menonton film Filosofi Kopi pada 2021.
“Sejak itu, ide ini menghantui saya. Dan akhirnya bisa dieksekusi indah bersama teman yang sekarang menjadi pemilik utama usaha ini,” kata Taufik saat ditemui di lokasi, Rabu, 10 September 2025.
![Pengunjung Side Car Coffee saat menikmati sunset, Rabu, 10 September 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Foto-Nusantara1-1.jpeg)
![Pengunjung Side Car Coffee saat menikmati sunset, Rabu, 10 September 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Foto-Nusantara1-2.jpeg)
Pemilihan Pantai Kurenai sebagai tempat berdagang menjadi langkah tepat. Dari kursi sederhana yang disediakan, pengunjung bisa menyaksikan matahari terbenam di ufuk barat.
Suara ombak berpadu dengan langit biru yang perlahan berubah jingga, menciptakan atmosfer yang jarang ditemukan di kedai kopi biasa.
Soal racikan, Side Car Coffee menyiapkan espresso segar setiap hari. Pada Senin hingga Jumat, mereka mengolah lebih dari 2 liter espresso untuk berbagai menu kopi.
Saat akhir pekan, jumlahnya melonjak hingga 4–5 liter. Dari catatan Taufik, rata-rata seratus cup terjual setiap hari.
Bukan hanya kopi yang disajikan. Bagi pengunjung yang tidak ingin menu kopi berbasis espresso, Side Car juga menawarkan pilihan minuman non-coffee dengan harga ramah kantong. Semua varian dibanderol mulai Rp15 ribu hingga Rp25 ribu.
“Kami kalau menu kopi itu sekarang yang mungkin jadi favorit, tapi ada juga yang non kopi. Kami memang ingin semua kalangan bisa menikmati,” ujar Taufik.
Menariknya, Side Car Coffee beroperasi dengan konsep berpindah lokasi. Mulai pukul 16.00 hingga 20.30 Wita, mereka melayani pengunjung di Pantai Kurenai. Setelah itu, gerobak kopi ini bergeser ke Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo.
Di sisi lain, Mars, salah satu pengunjung yang datang dari Kota Gorontalo mengaku tenang dan tertarik menikmati kopi di tempat tersebut dengan pemandangan yang indah.
“Di sini bagus, ya, jadi saya tertarik untuk datang. Karena selain sunset kita juga ditemani kopi,” ungkapnya.
![Tempat Kopi Pengunjung Side Car Coffee saat menikmati sunset, Rabu, 10 September 2025. [foto: fikarbuntuan/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Foto-Nusantara1-3.jpeg)
![Narkoba Polisi amankan 11 orang di kampung Narkoba, Samarinda [foto:dok/bareskrim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Narkoba-200x112.jpeg)

![010 PLN Karyawan Pantau Salah seorang karyawan PLN Nusantara Power melakukan monitoring pencampuran biomassa dengan batubara di PLTU Rembang [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/010-PLN-Karyawan-Pantau-200x112.jpg)
![Pohon Tumbang Sepeda motor tertimpa pohon tumbang di Kota Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Pohon-Tumbang-200x112.jpg)
![Es Batu di Kloset Ilustrasi. Sedang viral buang es batu ke toilet untuk bersih-bersih [foto:dok/kompas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Es-Batu-di-Kloset-200x112.png)


