NUSANTARA1.ID – Bagi Kevin Ahmad, owner Kopi Konseling, secangkir kopi bukan hanya minuman. Ia percaya warkop bisa menjadi tempat melepas penat, berbagi cerita, bahkan menyelesaikan masalah. Dari situlah lahir nama Kopi Konseling.
“Tanpa disadari, ngobrol di warkop itu sebenarnya bagian dari proses konseling,” ujar Kevin saat ditemui di kedainya, Sabtu, 13 September 2025.
Kopi Konseling pertama kali dirintis pada 2020. Namun perjalanan usaha ini sempat terhenti akibat terdampak pandemi covid-19 dan fokusnya menyelesaikan studi.
Di masa itu, Kevin juga melakukan ekspedisi ke sejumlah daerah di luar Gorontalo untuk belajar dan memperdalam literasi kopi.
Alhasil, perjalanan panjang sang owner muda itu berbuah hasil, ketika ia kembali membuka Kopi Konseling pada 6 Agustus 2025.
Saat kembali hadir, kedai ini muncul sebagai street coffee dengan motor. Beberapa waktu kemudian, Kevin memilih menetap dengan booth sederhana di trotoar Jalan Tondano, Molosipat U, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.
Setiap hari, mulai pukul 18.00 Wita hingga sekitar pukul 03.00 dini hari, Kopi Konseling menjadi persinggahan banyak orang. Suasana malam di Gorontalo semakin hidup dengan pengunjung yang datang silih berganti.
Menu yang ditawarkan beragam, baik kopi maupun non-coffee, dengan harga ramah di kantong, mulai Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Rata-rata puluhan cup terjual setiap hari.
Selain itu, Kevin juga hanya memiliki harapan yang sederhana, yakni semua orang bisa menikmati kopi dengan tenang dan saling berbagi cerita.
“Semua orang harus bisa menikmati kopi. Yang penting bisa jadi ruang bersama untuk cerita dan saling menguatkan,” tuturnya.
Kini, Kopi Konseling bukan sekadar kedai dengan konsep street coffee. Tempat ini tumbuh sebagai ruang kecil yang hangat, tempat cerita bertemu aroma kopi, dan barangkali, solusi hidup sederhana lahir dari obrolan di meja kayu trotoar Kota Gorontalo. (*)
![Warkop1 Suasana street coffee, Kopi Konseling yang berada di Jalan Tondano, Molosipat U, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Sabtu malam, 13 September 2025. [foto: fikar/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Warkop1.jpg)
![Paprika Ilustrasi. Nikotin tak cuma terdapat pada rokok atau produk tembakau. Sejumlah sayuran yang dikonsumsi sehari-hari juga ada yang mengandung nikotin, salah satunya yakni paprika. [foto:dok/halodoc]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Paprika-1-200x112.png)

![Kucing Liar Ilustrasi. Ada beberapa aroma yang justru tidak disukai kucing. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Kucing-Liar-200x112.jpeg)
![Almond Ilustrasi. Jika sedang mencari alternatif sumber kalsium selain susu, almond salah satu bisa dikonsumsi guna membantu memenuhi kebutuhan kalsium tubuh. [foto:dok/alodokter]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Almond-200x112.png)
![Bubur Ayam Ilustrasi. Bubur ayam jadi peringkat pertama sebagai bubur terbaik di dunia. [foto:dok/alodokter]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Bubur-Ayam-200x112.png)
![Mie Instan Mie instan [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Mie-Instan-200x112.jpg)

