NUSANTARA1.ID – Dua unit videotron milik Pemerintah Provinsi Gorontalo di Simpang Lima Telaga rusak parah akibat lemparan batu saat aksi demonstrasi 1 September 2025 yang sempat berujung ricuh.
Leisyawati Ali, Ahli Muda Pranata Humas Dinas Kominfo Provinsi Gorontalo, menjelaskan dari rekaman video usai pemeriksaan tim maintenenence, terlihat ada sekitar 18–19 lemparan batu yang menyebabkan 60 persen kerusakan pada layar.
“Kerusakan bukan hanya di modul, tetapi juga spare part pendukung. Padahal videotron ini aset daerah untuk penyebaran informasi publik sekaligus sumber PAD karena sudah ada Perda retribusi pemanfaatan sejak 2024,” ujar Leisyawati kepada saat ditemui, Kamis, 11 September 2025.
Ia juga, menyebutkan, sejak videotron itu tidak lagi berfungsi, ada sekitar 9–10 instansi terpaksa ditolak penayangannya.
Padahal biasanya dalam sehari terdapat dua hingga tiga instansi yang mengajukan kontrak tayang mulai tujuh hari hingga dua bulan.
Teknisi memperkirakan perbaikan akan membutuhkan biaya besar karena modul yang dipakai merupakan tipe lama yang sudah tidak diproduksi.
Sedangkan, untuk satu layar penuh, dibutuhkan sekitar 40–43 modul baru dengan harga per unit yang memang cukup tinggi.
“Kalau harus ganti semua modul, biayanya besar sekali. Kami berharap ada sparepart yang bisa diperbaiki agar videotron tetap menyala meski kualitas pencahayaan tidak maksimal,” jelasnya.
Leisyawati menambahkan, kerusakan ini otomatis membuat pemerintah kehilangan potensi PAD. Meski belum melapor ke kepolisian, pihaknya sudah menyampaikan kondisi ini kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.
“Videotron ini bisa dipakai siapa saja untuk menayangkan konten yang bermanfaat bagi masyarakat. Tapi sejak rusak pasca demo, tidak bisa difungsikan sama sekali,” tandasnya. (*)
![Videotron Videotron di Simpang Lima Telaga, Gorontalo yang rusak [foto:fikar/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/Videotron.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)
![009 Hari Ketujuh Ratusan warga datang dan berkumpul dalam Yasinan, Dzikir dan Doa bersama untuk mengenang tujuh hari wafatnya Alm. Rachmat Gobel di kawasan Danau Perintis, Suwawa, Kamis 16 Juli 2026 malam. [foto:dok/adit/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Hari-Ketujuh-200x112.jpeg)

