Genjot Digitalisasi Nontunai, Ini Langkah Pemkab Gorontalo 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan. [foto:dok/kominfo]
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan. [foto:dok/kominfo]

NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen mempercepat perluasan transaksi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. 

Komitmen tersebut ditegaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan, saat mewakili Bupati Gorontalo dalam forum Silaturahmi Bulanan Organisasi TP2DD (SARONDE) secara virtual, Jumat 18 September 2026.

Dalam forum yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo tersebut, Pemkab Gorontalo memfokuskan strategi pada implementasi program BENTOR (Blusukan Implementasi Program Unggulan). Program ini dirancang untuk memastikan inovasi pembayaran digital tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan langsung diterapkan hingga ke tingkat akar rumput.

Bacaan Lainnya

Hariyanto Manan menegaskan, transformasi digital yang diusung daerah harus memberikan kemudahan nyata bagi warga dalam mengakses layanan publik serta melakukan pembayaran pajak dan retribusi secara nontunai.

“Digitalisasi daerah tidak cukup hanya menghadirkan inovasi, tetapi bagaimana inovasi itu diimplementasikan secara konsisten dan memberi kemudahan nyata bagi masyarakat. Inovasi yang dibangun harus berdampak pada kualitas pelayanan publik,” ujar Hariyanto.

Melalui sinergi erat bersama Bank Indonesia, BPD SulutGo (BSG), dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Pemkab Gorontalo optimistis tata kelola keuangan daerah makin transparan, akuntabel, serta mempermudah transaksi harian warga. (*)

Pos terkait