Kualitas Kader Mumpuni, Bahlil Tak Puas Partai Golkar Hanya Rebut 102 Kursi

Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. [foto:dok]
Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. [foto:dok]

NUSANTARA1.ID – Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia mengaku jika kader Parpol yang dipimpinnya cukup mumpuni. Bahkan menurutnya, tak kalah jika dibanding dengan kader partai politik lainnya. 

Hanya saja, Bahlil Lahadalia belum puas hasil peroleh Pemilu legislatif 2024 lalu, Partai Golkar hanya mampu merebut 102 kursi dari 580 kursi yang tersedia di DPR RI.

Baginya, 102 kursi Partai Golkar di DPR dinilai belum mencerminkan potensi besar kader partai berlambang pohon beringin. Penguatan kapasitas kader menjadi pekerjaan rumah agar Partai Golkar mampu meningkatkan raihan politik ke depan.

Bacaan Lainnya

Saya menilai capaian jumlah kursi di parlemen masih belum maksimal. Dalam pengalaman itu saya melihat, tidak berlebihan kalau saya mengatakan bahwa kualitas kader Partai Golkar ini jauh lebih baik di atas rata-rata ketimbang yang lain,” ujar Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin 3 Agustus 2026.

Meski mengapresiasi kualitas kader yang dimiliki, Bahlil Lahadalia mengaku belum puas dengan jumlah 102 kursi yang berhasil diraih Golkar di DPR RI.

“Menurut saya, dari 102 kursi yang ada kita di parlemen, ini masih banyak yang butuh kita upgrade bersama-sama, kita belajar bersama-sama,” kata Bahlil Lahadalia.

Dirinya minta seluruh kader Partai Golkar terus meningkatkan kemampuan agar mampu memperkuat posisi partai di parlemen. Menurutnya, kaderisasi menjadi kunci untuk mencetak kader yang lebih siap menghadapi tantangan politik ke depan.

Bahlil Lahadalia menilai Partai Golkar perlu melakukan koreksi internal agar tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan pemilih, khususnya menjelang Pemilu 2029.

“Kalau Partai Golkar tidak mampu melakukan adaptasi, ini kita akan ketinggalan. Ini bukan persoalan pintar mengalahkan yang bodoh atau kuat mengalahkan yang lemah. Ini persoalannya adalah yang cepat mengalahkan yang lambat,” katanya.

Ia menambahkan, proses kaderisasi melalui Akademi Partai Golkar menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kader, termasuk para anggota legislatif.

“TOT ini menurut saya sangat penting. Saya meminta kepada teman-teman yang mengikuti TOT ini serius. Serius, dan kepada semua anggota DPR RI, jadikan mereka peserta,” ujar Bahlil Lahadalia.

Bahlil Lahadalia menilai peningkatan kualitas kader diperlukan agar setiap anggota partai memahami kepentingan organisasi dan mampu berkontribusi lebih besar bagi Golkar. (*)

Pos terkait