NUSANTARA1.ID – Para tokoh lintas agama hadir untuk menonton film terbaru yang berjudul Seni Merayu Tuhan.
Adapun film tersebut merupakan persembahan Wahana Kreator Nusantara yang diadaptasi dari buku best seller Habib Jafar yang berjudul, Seni Merayu Tuhan.
Film tersebut tidak hanya menceritakan tentang perjalanan seorang pemuda ‘tersesat’ yang mencari makna hidup, namun juga tentang merayakan keberagaman.
Salah satu nilai toleransi beragama yang ditunjukkan film itu adalah melalui karakter pasangan beda agama Hikmah dan Sophia, yang diperankan oleh Ari Irham dan Lutesha.
Dalam film Seni Merayu Tuhan, keduanya menampilkan dilema pasangan beda agama yang berupaya untuk mengerti proses pendewasaan diri masing-masing, sekaligus juga menunjukkan cara mereka menghormati nilai yang dianut oleh satu sama lain.
“Film ini dibuat dan didukung penuh oleh orang-orang yang memang toleran. Kebetulan dari jajaran produser eksekutif kami, 90%-nya nonmuslim. Jadi ini adalah kerja bersama, film yang juga secara latar belakangnya terinspirasi dari kawan-kawan saya yang berbeda agama,” ungkap Habib Jafar.
“Filmnya bagus banget, aku lihat Habib Jafar begitu jujur dan brilian bisa mengungkapkan elephant in the room. Bahwa mengejar Tuhan itu bukan ilmu pasti, tapi ilmu seni, ada seninya, harus mengikuti perjalanan hingga kita kenal Tuhan yangs sebenarnya, yang tidak terselami itu,” sambung Pendeta Tommy Simanjuntak.
Bagi Bhante Dira, film Seni Merayu Tuhan merupakan karya seni yang menjadi sentuhan nurani dan akan menjadi ukuran, serta jawaban, dari apa yang dipertanyakan.
“Dalam film Seni Merayu Tuhan, menjawab banyak pertanyaan. Mungkin orang mempunyai satu jawaban tapi oleh film ini disiapkan 10 jawaban,” ujar Bhante Dira.
Tidak hanya tokoh agama dari agama Islam dan Katolik, turut hadir pula tokoh agama termasuk dari Budha hingga Konghucu, saat menonton film Seni Merayu Tuhan di XXI Kemang, Jakarta Selatan pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Dalam nonton bersama itu juga turut hadir jajaran produser dan produser eksekutif, termasuk Sigit Pratama, Gina S. Noer, Salman Aristo, Orchida Ramadhania, dan pemeran Rieke Diah Pitaloka, serta jajaran tokoh lintas agama Kris Tan, Habib Jafar, Bhante Dhira, Pdt. Tommy Simanjuntak, Romo Aan, dan Bli Mitha.
“Mereka adalah inspirasi saya. Kawan-kawan yang merawat toleransi beragama di Indonesia selama beberapa tahun ke belakang,” ucap Habib Jafar.
Seni Merayu Tuhan dibintangi oleh Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, dan Alfie Alfiandy.
Film tersebut diproduseri oleh Salman Aristo dan Sigit Pratama, dengan produser eksekutif Gina S. Noer dan Orchida Ramadhania.
Seni Merayu Tuhan diproduksi oleh Wahana Kreator yang bekerja sama dengan PK Films, Emtek Media, Starvision, Magma Entertainment, Virtuelines Entertainment, dan Suraya Filem.
Film Seni Merayu Tuhan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. (*)

![Agatha Chelsea Agatha Chelsea [foto:dok/ig agatha_chelsea]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Agatha-Chelsea-200x112.jpg)


![Celine Evangelista Selebritas Celine Evangelista. [foto:dok/wolipop]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Celine-Evangelista-200x112.png)
![Pemikat Jiwa Aktor Fajar Nugra dan Givina dalam satu adegan Film Pemikat Jiwa. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Pemikat-Jiwa-200x112.png)


