NUSANTARA1.ID – Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun, menilai pemerintah daerah perlu melakukan pembenahan mendasar dalam sistem penilaian kinerja dan pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR).
Ia menyebut laporan kinerja pemerintah selama ini terlalu subjektif karena hanya menampilkan penilaian internal tanpa melibatkan persepsi publik.
Menurut Ghalieb, riset persepsi publik penting dilakukan setiap tahun agar pemerintah mengetahui apakah program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kalau hanya pemerintah yang menilai dirinya sendiri, tentu tidak objektif. Kita butuh pandangan masyarakat sebagai bahan evaluasi, maka riset adalah jawabannya,” tegasnya.
Ghalieb juga menyoroti pengelolaan CSR yang dinilai belum optimal. Ia meminta pemerintah daerah mencontoh pola Yogyakarta yang mengelola CSR secara terpusat, sehingga arah penggunaan dan prioritas program lebih jelas serta terkontrol.
“CSR bukan dana liar. Potensinya besar dan kalau dikelola dengan baik bisa membantu banyak program yang tidak tertangani APBD. Tapi semuanya harus transparan,” ujarnya.
Ia mendorong pemerintah daerah menyusun regulasi khusus yang mengatur pendataan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan penggunaan CSR agar pemanfaatannya tepat sasaran dan tidak menguntungkan kelompok tertentu.
Ghalieb berharap mulai tahun depan pemerintah mulai menyusun sistem pengelolaan CSR yang lebih modern, berbasis data, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat
“Semoga ini bisa jadi landasan tindakan pemerintah ke depan,” kuncinya. (*)
![Listyo Sigit Listyo Sigit Prabowo, usai menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipurna 1 Oktober 2026 lalu. [foto:dok/bay ismoyo/afp]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/11/Listyo-Sigit-200x112.jpg)
![005 Reses BWSS II Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Dapil I saat reses di BWSS II Gorontalo. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/11/005-Reses-BWSS-II-200x112.jpg)
![004 Reses Meyke Camaru Suasana Reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Dapil I, Meyke Camaru, di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulontalangi, Kota Gorontalo. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/11/004-Reses-Meyke-Camaru-200x112.jpg)
![003 Reses Ekwan Ahmad Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ekwan Ahmad saat berdialog dengan masyarakat Bulotadaa Barat dalam rangka menyerap aspirasi melalui reses. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/11/003-Reses-Ekwan-Ahmad-200x112.jpg)
![002 Reses Dapil 1 Hari Kedua Reses hari kedua, Aleg DPRD Provinsi Gorontalo dari Dapil I, melakukan kunjungan ke Dinas Ketaganan Pangan. [foto:dik/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/11/002-Reses-Dapil-1-Hari-Kedua-200x112.jpg)
![001 Reses Dapil 1 Kunjungan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo di Dapil I (Kota Gorontalo), ke Dinas P3A. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/11/001-Reses-Dapil-1-200x112.jpg)

