NUSANTARA1.ID – Sebuah terobosan dalam pendidikan karakter calon anggota Polri digulirkan oleh Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Gorontalo.
Melalui program kepedulian sosial (live in) bertajuk ‘Hidup Bersama Warga’, puluhan siswa Bintara Polri diterjunkan langsung untuk tinggal dan bekerja bersama keluarga prasejahtera selama dua hari, mulai 10-12 Oktober 2025.
Live in adalah kegiatan pembelajaran dimana peserta didik tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di lingkungan rumah warga tempat ibadah dan panti sosial, untuk memahami kehidupan sosial, budaya dan permasalahan setempat
![Salah seorang siswa SPN Gorontalo yang tengah membantu warga jualan di pasar. [foto:ist/humas polda]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/10/017-bantu-200x112.jpg)
Selama program berlangsung, para siswa dilepas dari atribut dan fasilitas kedinasan untuk sepenuhnya merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat.
“Tujuan utama kita bukan sekadar latihan fungsi teknis kepolisian. Itu penting, tapi jauh lebih penting adalah membentuk hati dan karakter mereka,” ujar Kombes Pol Agus Widodo.
Lanjut katanya, mereka harus merasakan langsung bagaimana sulitnya seorang petani bekerja di kebun, bagaimana seorang nelayan berjuang di laut, bagaimana seorang pedagang sayur di pasar berjuang mencari rezeki. dengan begitu, mereka akan lebih menghargai masyarakat yang kelak akan mereka layani.
Dalam pelaksanaannya, setiap siswa dititipkan kepada satu keluarga yang menjadi ‘orang tua asuh’ mereka. Para siswa diwajibkan mengikuti seluruh ritme kehidupan keluarga tersebut, mulai dari bangun pagi, bekerja membantu profesi kepala keluarga, hingga makan dengan menu yang sama tanpa perlakuan istimewa.
Salah seorang siswa, yang ditempatkan di keluarga petani di wilayah Kabupaten Gorontalo, mengaku mendapatkan pelajaran hidup yang tak ternilai.
![Salah seorang siswa SPN Gorontalo yang tengah membantu warga. [foto:ist/humas polda]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/10/018-Bantu-200x112.jpg)
Kombes Pol Agus Widodo, SIK, MH, menambahkan bahwa program ini adalah implementasi nyata dari arahan Kapolri untuk mewujudkan Polisi yang Presisi dan dicintai rakyat. Menurutnya, seorang polisi tidak akan bisa menjadi pelindung dan pengayom sejati jika tidak pernah memahami kesulitan yang dihadapi warganya.
“Arogansi kekuasaan itu muncul dari adanya jarak antara aparat dan masyarakat. Program ini kami rancang untuk memangkas jarak itu. Kami ingin lulusan SPN Polda Gorontalo tidak hanya gagah dalam seragam, tetapi juga rendah hati dalam pelayanan,” tegasnya.
Program live in mendapat apresiasi positif dari masyarakat yang terlibat. Mereka merasa dihargai dan melihat sisi humanis dari para calon Anggota Polri.
Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi model pendidikan karakter yang berkelanjutan, demi melahirkan Generasi personel Polri yang Profesional, Berintegritas, dan benar-benar menjadi abdi utama bagi nusa dan bangsa. (*)
![016 Bantu Salah seorang siswa SPN Gorontalo yang tengah membantu warga jualan di pasar. [foto:ist/humas polda]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/10/016-Bantu.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)
![009 Hari Ketujuh Ratusan warga datang dan berkumpul dalam Yasinan, Dzikir dan Doa bersama untuk mengenang tujuh hari wafatnya Alm. Rachmat Gobel di kawasan Danau Perintis, Suwawa, Kamis 16 Juli 2026 malam. [foto:dok/adit/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Hari-Ketujuh-200x112.jpeg)

