NUSANTARA1.ID – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Gorontalo menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Polda Gorontalo, Selasa 2 September 2025.
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap perlakuan aparat kepolisian yang dinilai tidak sesuai prosedur saat menangkap Ketua DPD IMM Gorontalo, Muhamad Arif Hidayatullah Bina, bersama sejumlah anggota aliansi mahasiswa lainnya.
Dalam orasinya, massa IMM mendesak agar pihak kepolisian memberikan sanksi terhadap oknum yang diduga melakukan penangkapan serta perlakuan tidak sesuai SOP kepada pimpinan mereka.
“Ketua IMM saat menyampaikan aspirasi dalam aksi kemarin tidak melakukan gerakan yang menimbulkan kekacauan. Namun justru diperlakukan tidak semestinya,” ujar salah seorang orator.
IMM juga menegaskan, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka sesuai konsensus yang pernah disepakati bersama antara Kapolda Gorontalo dan IMM terkait penanganan aksi massa di Gorontalo, Kapolda diminta untuk mundur dari jabatannya.
Aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa tersebut berlangsung dengan penjagaan ketat aparat kepolisian di halaman Polda Gorontalo. (*)




![006 Kolaborasi Penjajakan kerja sama antara Pemda Kabupaten Gorontalo dengan Thryve.Earth di Rumah Jabatan Bupati Gorontalo, Selasa 13 Oktober 2026. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/006-Kolaborasi-200x112.png)
![005 Inspektorat Entry meeting bersama tim Inspektorat Provinsi Gorontalo di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa 13 Oktober 2026. [foto:do/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/005-Inspektorat-200x112.png)

