Jelang Perayaan 17 Agustus, Gapura dan Ruang Transit TMP Santiago Dibenahi  

Kadis Sosial Sangihe, Doktarius Pangandaheng bersama Dandim 1301 Sangihe, Letkol CZI. Nazarudin saat bersih-bersih TMP Santiago, Rabu 30 Juli 2025./ist
Kadis Sosial Sangihe, Doktarius Pangandaheng bersama Dandim 1301 Sangihe, Letkol CZI. Nazarudin saat bersih-bersih TMP Santiago, Rabu 30 Juli 2025./ist

NUSANTARA1.ID – Menjelang HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Taman Makam Pahlawan (TMP) Santiago Tahuna dapat sentuhan khusus dari Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Kodim 1301, Rabu, 30 Juli 2025.

Dari pantauan Nusantara1.id, sejak pagi hari nampak personil Kodim 1301 dan seluruh pegawai dari Dinas Sosial telah berkumpul di lokasi.

Sebelum melakukan pembersihan, apel pagi digelar terlebih dulu untuk pengarahan dari masing-masing pimpinan instansi untuk pembersihan dan perbaikan Taman Makam Pahlawan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Sangihe, Doktarius Pangandaheng dan Komandan Kodim (Dandim) 1301 Sangihe Letkol CZI. Nazarudin.

Menurut Doktarius atau yang akrab disapa Dokta, kegiatan gabungan yang dilakukan tersebut merupakan kegiatan swadaya.

“Hari ini baik Dinas Sosial maupun Kodim 1301 Sangihe bersama sama melakukan kegiatan bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan ini,” kata Dokta.

Selain pembersihan kata Dokta, juga dilakukan pembenahan atau perbaikan di beberapa bagian dari Taman Makam Pahlawan tersebut.

“Seperti perbaikan pada gapura dan juga ruang transit. Dan untuk perbaikan ini dilakukan secara swadaya, tanpa ada anggaran dinas maupun anggaran dari Kodim 1301” tegasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dandim 1301 Sangihe, Letkol CZI. Nazarudin di sela-sela pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Memang benar yang disampaikan tadi bahwa ini benar-benar swadaya dan atas kesadaran bersama untuk memperhatikan Taman Makam Pahlawan agar lebih baik lagi. Beberapa bagian yang perlu untuk diperbaiki, kami perbaiki secara bersama-sama,” jelasnya.

Baik Dokta maupun Nazarudin menegaskan bahwa gerakan ini juga dalam rangka menghadapi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Selain itu, upaya tersebut juga dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang melawan penjajah sampai negara ini Merdeka.

“Kita sebagai generasi penerus yang tidak ikut merasakan perjuangan pada masa itu, maka sudah sepatutnya menghargai dan mengapresiasi para pejuang dengan berbuat hal-hal positif termasuk memperhatikan tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa ini,” tandas mereka. (*)

Pos terkait