Lebaran Ketupat, Momen Mempererat Hubungan Sesama

Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. R. Eko Wahyu Prasetyo bersama rombongan Forkopimda saat menghadiri kegiatan pada momen Lebaran Ketupat. [foto:ist]
Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. R. Eko Wahyu Prasetyo bersama rombongan Forkopimda saat menghadiri kegiatan pada momen Lebaran Ketupat. [foto:ist]

NUSANTARA1.ID – Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. R. Eko Wahyu Prasetyo, SH, menegaskan bahwa Lebaran Ketupat merupakan momen mempererat hubungan antara sesama. 

Penegasan itu disampaikan saat menghadiri doa syukuran Lebaran Ketupat dan Halalbihalal yang diselenggarakan oleh Pemprov Gorontalo, di Masjid Al-Magfirah Reksonegoro, Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Senin (7/4).

“Sebagai aparatur negara, kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas keamanan. Momen seperti ini memberikan kesempatan bagi kita semua untuk bersama-sama merenung, bersyukur dan mempererat hubungan antar sesama,” kata Irjen Pol. R. Eko Wahyu Prasetyo.

Bacaan Lainnya

Dora bersama yang dihadiri Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. R. Eko Wahyu Prasetyo di Masjid Al-Magfirah Reksonegoro. [foto:ist]
Dora bersama yang dihadiri Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. R. Eko Wahyu Prasetyo di Masjid Al-Magfirah Reksonegoro. [foto:ist]
Dirinya lantas berharap agar seluruh masyarakat dapat tetap menjaga kerukunan dan keamanan di Provinsi Gorontalo. Selain itu, tetap mendukung upaya-upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang damai.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata dalam membangun kebersamaan serta mempererat hubungan antara semua unsur pemerintahan dan masyarakat di Gorontalo,” tegasnya.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda Tingkat Provinsi Gorontalo, yakni Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, serta para pimpinan instansi terkait.

Turut mendampingi Kapolda dalam kegiatan ini, antara lain Karo Ops, Dir Intelkam, Kabid Propam, dan Kapolres Gorontalo.

Acara diawali dengan Penyambutan Adat Jaton (Jawa Tondano) dilanjutkan doa bersama yang diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir. Sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan berkah yang diterima selama Ramadan dan Lebaran. (**)

Pos terkait