NUSANTARA1.ID – Menjelang perayaan Lebaran Ketupat yang jatuh sepekan setelah Idulfitri, warga Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, mulai memproduksi dodol Jawa Tondano (Jaton) secara massal.
Hampir setiap rumah di desa tersebut tampak sibuk memasak dodol khas yang nantinya akan dibagikan kepada tamu yang datang bersilaturahmi ke rumah-rumah warga.
“Ini sudah menjadi tradisi kami, memasak dan membagikan dodol saat Lebaran Ketupat yang dirayakan seminggu setelah Idulfitri,” ujar Iwan, salah satu warga setempat saat ditemui pada Ahad (6/4).
Menurut Iwan, warga mulai memasak dodol Jaton tiga hari sebelum perayaan. Proses memasaknya memakan waktu cukup lama.
“Untuk memasak 10 kilogram dodol, dibutuhkan waktu delapan jam dan harus terus diaduk agar campurannya merata,” jelasnya.
Dodol Jaton dibuat dari tepung, kacang, santan kelapa dan gula merah. Untuk menghasilkan 10 kilogram dodol, warga menggunakan sekitar 30 butir kelapa dan 15 kilogram gula merah. Dodol yang telah matang kemudian dibungkus dengan daun woka dan menghasilkan sekitar 225 bungkus.
Iwan menambahkan, tradisi dodol dan ketupat ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dan hingga kini tetap dilestarikan.
“Siapapun yang datang, baik keluarga maupun yang tidak dikenal, akan dipersilahkan mencicipi dodol yang disediakan,” katanya.
Selain dodol, ketupat juga menjadi bagian dari perayaan sebagai simbol mempererat tali silaturahmi. Ketupat yang terbuat dari beras ketan tersebut biasanya disantap bersama dalam suasana kekeluargaan. (*)
![Ketupat 1 Dodol yang dibungkus dengan daun woka. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/04/Ketupat-1.jpg)
![005 Satgas UNG Kapolda Gorontalo, Irjen Widodo saat menerima Satgas PPKPT UNG, senin 11 Mei 2026 [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/005-Satgas-UNG-200x112.jpg)
![004 Haji Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Jamaah Haji, Senin 11 Mei 2026 [foto:foto/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/004-Haji-200x112.jpg)
![Wakapolda Gorontalo Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol Simson Zet Ringu saat memimpin apel Senin 11 Mei 2026 [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Wakapolda-Gorontalo-200x112.jpg)

![002 Call Centre Kapolda Gorontalo, Irjen Widodo saat menempel stiker di bentor sebagai bentuk sosialisasi Call Centre 110 [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/002-Call-Centre-200x112.jpg)


