NUSANTARA1.ID – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea mengancam akan mencabut izin jika ada tempat billiard beroperasi hingga pukul 00.00 Wita. Ancaman akan mencabut izin mengingat itu melanggar jam operasional.
“Saya sudah bilang, kalau masih ada tempat billiard yang beroperasi melebihi jam 12 malam, saya akan cabut izinnya. Ini bukan main-main,” tegas Adhan Dambea, Jumat (14/3).
Adhan Dambea mengakui jika sudah sering meminta agar para pemilik billiard tidak melakukan pelanggaran terkait prosedur yang berlaku.
Bahkan, dirinya berniat untuk melakukan pengecekan langsung ke sejumlah tempat billiard.
Hal itu akan diupayakannya demi membuktikan keseriusannya terhadap apa yang telah ia sampaikan itu bukan hanya gertakan.
Adhan Dambea lantas mengungkapkan jika dirinya memahami bahwa billiard adalah salah satu olahraga resmi dan populer di kalangan masyarakat, khususnya anak muda.
Bukan berarti membatasi masyarakat untuk berolahraga, melainkan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.
“Kami ingin kota ini tertib, aman dan nyaman. Semua usaha harus berjalan sesuai aturan, dan tidak boleh ada yang dikecualikan,” kuncinya. (*)

![007 Pangkalan Komisi II tinjau langsung persoalan distribusi gas LPG 3 Kg di Desa Dunggala Kecamatan Tibawa. [foto:ist/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Pangkalan-200x112.jpg)
![Sofyan Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Sofyan-Puhi-200x112.jpg)


![007 Penas Konsumsi Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Mokodongan saat memimpin rapat persiapan Penas KTNA XVII terkait dengan konsumsi [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Penas-Konsumsi-200x112.jpg)


