NUSANTARA1.ID – Cura hujan yang tinggi pada Desember 2024 lalu, menyebabkan jembatan rusak. Akibatnya, akses antara Desa Ulapato B dengan Desa Dulamayo, Kabupaten Gorontalo terputus.
Menurut Kepala Dusun II, Desa Ulapato B, Haris Nako, menyebutkan salah satu penyebab kerusakan jembatan adalah penggundulan hutan di area pegunungan.
“Penggundulan gunung oleh manusia menyebabkan air hujan tidak terserap ke dalam pohon, sehingga debit air meningkat dan merusak jembatan,” ujar Haris Nako, pada Jumat (10/1).
Akibat kerusakan ini, masyarakat sekitar bergotong-royong membangun jembatan darurat untuk sementara waktu agar aktivitas mereka tetap dapat berlangsung.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum, Kabupaten Gorontalo telah mengambil langkah awal untuk perbaikan jembatan tersebut.
“Dinas PU sudah menyampaikan kepada kami terkait rencana perbaikan jembatan. Hal ini akan dibahas lebih lanjut dengan DPRD Kabupaten Gorontalo untuk penganggaran pada 2025,” tambah Haris Nako.
Warga berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan agar akses transportasi dan ekonomi masyarakat kembali normal. (*)
![Peradi 2 Ketua DPC PERADI Gorontalo, Arif Mahfudin Ibrahim saat menyerahkan SK keanggotaan kepada Ahmad Andrika Hasan. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Peradi-2-200x112.jpg)
![018 Ngopi Bareng Diskusi ringan antara Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Dedy Suhartono dengan wartawan yang bertajuk ‘Ngopi Bareng’. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/018-Ngopi-Bareng-200x112.jpg)
![030 FGD FGD yang digelar Sekwan DPRD Provinsi Gorontalo bersama UIN Sultan Amai. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/030-FGD-200x112.jpg)


![005 PLN dan UMGO Reynold Gobel mewakili PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo menerima penghargaan dari Rektor UMGO sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang terjalin. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/005-PLN-dan-UMGO-200x112.jpg)

