NUSANTARA1.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru menilai pelaksanaan seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) terkesan buru-buru.
Dia pun mendesak Pemkab Gorontalo untuk menunda agenda tersebut, sembari menunggu pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sofyan Puhi-Tony Junus terpilih. Sebab, menurut Roman, jabatan Sekda adalah posisi strategis dalam pemerintahan.
“Alangkah baiknya seleksi Sekda agar dihentikan, menunggu pelantikan bupati dan wakil bupati yang baru terpilih,” tegas Roman, Ahad (1/12).
“Jangan terkesan dipaksakan, bersabar dulu, menggunakan Pjs (Penjabat sementara) Sekda, jangan sampai ada sesuatu hingga memaksakan untuk melaksanakan seleksi ini,” tambah Roman Nasaru yang juga ketua tim pemenangan pasangan Sofyan-Tony ini.
Seperti diketahui, seleksi terbuka Sekda sudah dibuka sejak beberapa hari kemarin dan akan melakukan ujian seleksi pada Senin (2/12) di Hotel Aston Gorontalo. (**)
![004 Menara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/02/004-Menara.jpg)
![014 Komisi I GORR Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo didampingi Bidang Pertanahan PUPR, melakukan kunjungan ke lokasi GORR, di Desa Pilohayanga, Telaga, Kabupaten Gorontalo. [foto:dok/pendamping komisi]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/014-Komisi-I-GORR-200x112.jpg)
![013 Kementerian KP Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili (kiri) hadir pada penandatanganan kerjasama, di Kementerian KP, Rabu 22 Juli 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/013-Kementerian-KP-200x112.jpg)


![Yeyen Sidiki Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Yeyen-Sidiki-200x112.jpg)


