NUSANTARA1.ID – Suasana penuh duka menyelimuti rumah Sri Meyke Male, salah satu korban kecelakaan pesawat SAM Air yang jatuh di dekat Bandara Panua, Kabupaten Pohuwato, pada Ahad (20/10) pagi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat kerabat korban terus berdatangan untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban yang terpukul atas kejadian tragis tersebut.
Rumah duka yang terletak di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, dipenuhi dengan tangis dan doa dari keluarga yang masih sulit menerima kenyataan pahit ini.
Reni, salah satu kerabat korban, mengungkapkan betapa hancurnya perasaan yang dialami keluarga.
“Kemarin, Meyke masih sempat bercengkrama dengan tetangga. Kami semua belum bisa percaya. Dia baru saja pamit untuk menemui suaminya di Palu, tapi sekarang malah jadi korban kecelakaan pesawat,” ungkapnya.
Selain itu, berdasarkan keterangan keluarga, suami korban, Fandi Ahmad yang berada di Palu, segera kembali ke Gorontalo setelah mendengar kabar duka tersebut. Ia memutuskan untuk memakamkan istrinya besok, untuk menunggu kedatangannya.
Sementara itu, hingga kini, keluarga masih menunggu kedatangan jenazah korban dari Rumah Sakit Umum daerah Panua Pohuwato. (*)pesawat
![Kapolri Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat mengungkap laboratorium gelap pembuatan sabu jaringan narkotika internasional di Kabupaten Pidie, Aceh pada Jumat, 23 Oktober 2026 bersama tim gabungan. [foto:dok/Divhumas Mabes Polri]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Kapolri-200x112.jpeg)


![KMP Virgo 8 Nakhoda KM Virgo Transport 8 ditetapkan sebagai tersangka. [foto:dok/ig Kantor SAR Banjarmasin]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/KMP-Virgo-8-200x112.jpeg)
![Morowali Ilustrasi. Bentrok antara warga Morowali dengan TKA China terpaksa harus dipulangkan. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Morowali-200x112.jpg)
![Rutan Ilustrasi. Sebanyak 22 Napi dan 2 petugas Rutan Depok diperiksa.[foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Rutan-200x112.jpeg)

