NUSANTARA1.ID – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menyerahkan sertifikasi guru yang tertunda pada 2023 lalu. Penyerahan dilakukan melalui Halal Bihalal di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bertempat di GOR David-Tonny pada Senin (26/2).
“Hari ini, saya menyerahkan sertifikasi guru yang tertunda serta memberikan semangat kepada mereka,” kata Nelson Pomalingo saat di sela-sela acara.
Nelson Pomalingo menjelaskan bahwa penyerahan sertifikasi guru yang tertunda karena ada beberapa hal yang harus diselesaikan terutama Pemilu.
“Sertifikasi guru ini saya sudah katakan bahwa bukan kehendak kita, karena memang keuangan kita terbatas. Apalagi dana kita digunakan untuk Pemilu sebesar Rp 17 miliar. Itulah yang penyebab kenapa kita belum membayar Desember,” tambahnya.
Lanjut katanya, sertifikasi guru dilaksanakan agar DAU dapat tersalurkan. Menurut Nelson Pomalingo, pemerintah membayar sertifikasi untuk Desember 2023 karena itu adalah kewajiban.
“Jika tak dibayarkan, maka DAU tidak akan dicairkan. Maka saya membuat keputusan yang berat, yakni bayarkan sertifikasi guru agar DAU turun. Saat DAU turun, proyek-proyek sudah mulai jalan, gaji kita dari Februari hingga Maret akan lancar,” katanya. (**)

![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)
![009 Hari Ketujuh Ratusan warga datang dan berkumpul dalam Yasinan, Dzikir dan Doa bersama untuk mengenang tujuh hari wafatnya Alm. Rachmat Gobel di kawasan Danau Perintis, Suwawa, Kamis 16 Juli 2026 malam. [foto:dok/adit/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Hari-Ketujuh-200x112.jpeg)

