NUSANTARA1.ID – Sejak beberapa hari terakhir ini, masyarakat di seluruh Indonesia menghadapi tantangan serius akibat lonjakan harga beras. Lonjakan ini dikaitkan dengan meningkatnya biaya produksi di sektor pertanian.
Menyikapi hal tersebut, Tim Satgas Pangan Dit Reskrim Khusus Polda Gorontalo turun ke lapangan guna melakukan pemantauan. Hal ini dilakukan setiap hari guna mengetahui faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga beras.
Hasilnya, penyebab karena kenaikan biaya produksi pertanian, termasuk pupuk dan biaya tenaga kerja. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga mempengaruhi hasil panen, menyebabkan penurunan produksi beras.
Tim Satgas Pangan Dit Reskrim Khusus Polda Gorontalo yang secara intensif memantau perkembangan harga beras yang ada di Provinsi Gorontalo.
Menurut beberapa masyarakat saat dikonfirmasi oleh Tim Satgas Pangan, bahwasanya harga beras memang terus meningkat, namun menurut mereka keberadaan stok beras masih banyak.
“Memang benar, saat ini beras terus naik, namun stok masih tersedia,” ucap salah seorang warga.
Mengantisipasi hal ini, Tim Satgas pangan Dit Reskrim Khusus Polda Gorontalo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak.
“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan panic buying di tengah harga beras yang terus meroket. Persediaan beras dinilai sudah dipersiapkan dengan baik oleh pemerintah jauh-jauh hari sehingga tidak perlu dikhawatirkan akan ada kekurangan pasokan,” kata Tim Satgas Pangan Dit Reskrim Khusus Polda Gorontalo. (**)
Rilis

![007 PLN Upacara Foto bersama seluruh pegawai dan tenaga alih daya PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo usai pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-PLN-Upacara-200x112.jpg)


![016 Irup Pinogu Kapolsek Suwawa, IPTU. Ismet Ishak menerima bendera merah putih saat bertindak sebagai Irup pada Upacara Penurunan Bendera di Pinogu. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/016-Irup-Pinogu-200x112.jpg)

![01 Haji Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Mansur Basir bersama petugas kesehatan. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/01-Haji-200x112.jpg)

