NUSANTARA1.ID – Langkah tepat telah dilakukan oleh Polresta Sidoarjo. Yakni, berhasil membongkar peredaran narkoba sejumlah 30 kilogram dari Tiongkok.
Hal bermula dari pengungkapan kasus narkoba dengan tertangkapnya sepasang suami istri berinisial A.V.V dan S pada 17 April 2024 di depan Indomaret Bangsri, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.
Penangkapan itu yang kemudian muncul nama bandar narkoba yang sering melakukan pengiriman narkoba jenis sabu dari Tiongkok untuk diedarkan antar wilayah di Indonesia melalui jalur laut menggunakan jasa angkutan ekspedisi. Termasuk di wilayah Jawa Timur, Sidoarjo.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugiato mengungkapkan, berbekal informasi yang didapatkan, petugas Satresnarkoba Polresta Sidoarjo dan Polda Jatim melakukan pengembangan penyelidikan kepada Target Orang (TO) dan barang. “Rencananya diedarkan di wilayah Surabaya, Sidoarjo, juga akan diedarkan di wilayah Kalimantan,” jelas Imam.
Imam mengatakan, polisi melaksanakan penyelidikan lebih kurang 1 bulan dan mendapatkan informasi bahwa barang sedang bergerak ke arah Sidoarjo. Polisi lalu melaksanakan penangkapan di arah keluar pintu Tol Sidoarjo dan mendapatkan barang bukti di dalam mobil pickup Daihatsu Grandmax warna silver bernomor L 9632 BS, pada 22 Juli lalu.
“Dengan barang bukti berupa 2 (dua) peti kayu falet berisi serbuk kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dalam bentuk bungkusan plastik dengan menggunakan kemasan teh Tiongkok dengan berat total lebih kurang 30 kilogram yang berada di bak pick up bersama dengan barang lainnya berupa 2 ban truk baru disopiri oleh terduga pelaku karyawan perusahaan PT T.J,” jelas Imam.
Imam menyebutkan, perusahaan PT TJ beralamatkan kantor di tiga tempat. Yakni, di Surabaya, Batu dan Balikpapan. Perusahaan ini bergerak dalam jasa pengiriman barang (ekspedisi) antar pulau.
Saat akan dilakukan penangkapan, lanjut Imam, sopir pick up berinisial MI berusaha melarikan diri dengan kecepatan tinggi sehingga dilakukan pengejaran dan kendaraan dapat dihentikan. Pada saat dilakukan interogasi oleh petugas, tersangka selalu menyangkal dan tidak kooperatif. “Petugas tetap melakukan upaya penyidikan atas keterlibatan tersangka MI alias IYEK masuk dalam jaringan dengan melakukan pemeriksaan HP dan nomer rekening milik tersangka,” kata Imam.
Berdasarkan keterangan MI, ia sudah melakukan pengiriman sabu sebanyak 4 kali dengan berat total kurang lebih 60 kilogram.
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing menambahkan, tersangka berhasil ditangkap dan untuk setiap kali menerima pengiriman paket barang selalu menerima penyerahan dari orang yang berbeda atas suruhan atau perintah Elsang. “Saat ini, Elsang ini kami masih kejar,” ucapnya. (*)
![002 Dana Pendidikan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Bantuan Dana Operasional Satuan Pendidikan 2026 jenjang SMP di Hotel Aston Kota Gorontalo, Kamis 1 Oktober 2026. [foto:dok/yudi/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/002-Dana-Pendidikan-200x112.jpeg)
![002 Genjot Inovasi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dalam rakor Inovasi Daerah, Kamis 1 Oktober 2026, di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/002-Genjot-Inovasi-200x112.png)

![001 Penyaluran BBM Sebanyak 643 voucher BBM disalurkan ke Pebentor dan Ojol yang mana program telah dievaluasi oleh Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Kamis 1 Oktober 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/001-Penyaluran-BBM-200x112.png)
![Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Ismet-Mile-200x112.jpg)
![001 Bonbol Pinogu Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa mendampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dalam kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Konservasi KSDAE terkait Pembangunan Akses Jalan Pinogu, Selasa 29 September 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/001-Bonbol-Pinogu-200x112.jpeg)

