NUSANTARA1.ID – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Gorontalo diingatkan agar tidak merancang program inovasi yang hanya menjadi formalitas pemenuhan dokumen administratif.
Penegasan ini disampaikan Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, disampaikan di hadapan pimpinan instansi dan aparatur teknis dalam bimbingan teknis inovasi di Elmadina Meeting Room, Limboto, Kamis 22 Oktober 2026.
Langkah ini juga disampaikan guna membenahi pola kerja birokrasi yang kerap membuat terobosan baru sebatas mengejar indikator kinerja di atas kertas tanpa menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Inovasi tak boleh hanya berhenti di atas kertas atau sekadar mengejar pemenuhan dokumen laporan. Setiap terobosan yang kita buat harus berangkat dari persoalan nyata di lapangan dan dirasakan manfaat langsungnya oleh masyarakat,” kata Tonny S. Junus.
Dirinya juga meminta jajaran kepala dinas hingga camat memangkas jalur birokrasi yang berbelit serta menyatukan layanan publik berbasis teknologi, alih-alih terjebak pada pekerjaan rutin harian semata.
“Jangan hanya menjalankan rutinitas, tetapi terus mencari cara agar pekerjaan menjadi lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” kuncinya. (*)



![006 Kolaborasi Penjajakan kerja sama antara Pemda Kabupaten Gorontalo dengan Thryve.Earth di Rumah Jabatan Bupati Gorontalo, Selasa 13 Oktober 2026. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/006-Kolaborasi-200x112.png)
![005 Inspektorat Entry meeting bersama tim Inspektorat Provinsi Gorontalo di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa 13 Oktober 2026. [foto:do/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/005-Inspektorat-200x112.png)


