NUSANTARA1.ID – Wakil Ketua Komisi II Meyke Camaru meminta agar dalam pembahasan KUA PPAS, OPD tidak hanya fokus pada angka-angka, tetapi juga menjelaskan keterkaitan program dengan RPJMD, capaian kinerja, serta dampak nyata bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Meyke saat memimpin RDP pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun 2027, bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Badan Keuangan, serta Badan Pendapatan Daerah, Selasa 21 Juli 2026.
Ia menegaskan bahwa pembahasan KUA-PPAS harus mengacu pada Tata Tertib DPRD Nomor 1 Tahun 2025.
“Olehnya seluruh program yang masuk dalam harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya melihat besaran anggaran, tetapi bagaimana setiap program mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan PAD,” kata Meyke Camaru.
Politisi Partai Golkar ini menekankan Komisi II terus berkomitmen untuk memastikan setiap program dan alokasi anggaran dalam KUA-PPAS Tahun 2027 benar-benar tepat sasaran.
“Keberhasilan OPD tidak lagi bisa diukur hanya dari banyaknya program atau tingginya realisasi anggaran, namun yang lebih penting sejauh mana kebijakan tersebut mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” kuncinya. (*)

![011 RDPKom,isi IV RDP Komisi IV bersama Disnaker, ESDM dan Transmigrasi. [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/011-RDPKomisi-IV-200x112.jpg)
![Fikram AZ. Salilama Anggota Komisi I, Fikram AZ. Salilama. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Fikram-AZ.-Salilama-200x112.jpg)


![Sri Darsianti Tuna Anggota Komisi IV Sri Darsianti Tuna. [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Sri-Darsianti-Tuna-200x112.jpg)
![Murid SDN Fenomena kelas kosong pada tingkat SDN pada awal ajaran 2026/2027. [foto:dok/arrahma]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Murid-SDN-200x112.png)

