NUSANTARA1.ID — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Abd. Waris, mendorong peningkatan kualifikasi guru melalui program pendidikan Strata Satu (S1) guna memenuhi standar nasional pendidikan.
Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai awak media pada Kamis 16 April 2026. Ia menyebut masih terdapat guru, termasuk di tingkat SMA dan SMK, yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1 sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.
“Sesuai ketentuan, standar kualifikasi guru adalah S1. Ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, capaian SPM pendidikan di Kabupaten Gorontalo saat ini berada pada angka 70,07 dan telah masuk kategori tuntas pertama, dengan target meningkat menjadi tuntas utama dalam beberapa tahun ke depan.
![Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Abd. Waris. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Abd-Waris-200x112.jpg)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Abd. Waris. [foto:juna/nusantara1]
“Sebanyak 91 guru sudah mengikuti sosialisasi dan dipersiapkan untuk kuliah. Kami harapkan semuanya bisa mendapatkan beasiswa sesuai ketentuan,” jelasnya.
Selain itu, beasiswa juga didukung pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Ia menambahkan, masa studi bagi guru yang mengikuti program tersebut diperkirakan berkisar antara 1,5 hingga 2 tahun, tergantung latar belakang pendidikan sebelumnya. Pengalaman mengajar para guru juga menjadi pertimbangan dalam penyetaraan mata kuliah.
Dengan program ini, Dikbud menargetkan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo, termasuk capaian SPM yang diharapkan dapat mencapai kategori tuntas utama pada 2028.
“Jika program ini berjalan sesuai rencana, insya Allah target peningkatan mutu pendidikan bisa tercapai,” tutupnya. (*)
![013 Guru Ilustrasi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo target 91 guru bergelar sarjana tahun nini [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/013-Guru.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)
![KPK Ilustrasi. Sebanyak 11 kepala daerah yang kena OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/KPK-200x112.jpg)

![Olahraga Ilustrasi. Olahraga terbaik untuk usia 50 tahun ke atas sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan keamanan serta risiko cedera yang lebih rendah. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Olahraga-200x112.jpg)
![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)

