NUSANTARA1.ID — Aliansi Sopir Gorontalo menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Saronde, Senin 7 Juli 2025, untuk menolak kebijakan Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) serta menyoroti kelangkaan solar di Provinsi Gorontalo.
Pantauan Nusantara1.id di lokasi, sejak pukul 13.30 Wita puluhan truk mulai memadati kawasan Bundaran Saronde dan memblokade persimpangan jalan. Setelah itu, massa bergerak menuju Rumah Dinas Gubernur Gorontalo untuk melanjutkan aksi.
Dalam orasinya, Jenderal Lapangan Aprijal Rizak menyebut kebijakan Zero ODOL membawa dampak merugikan bagi para sopir truk, karena selain memangkas pendapatan, aturan itu juga membuka peluang terjadinya pungutan liar di lapangan.
“Ada ketentuan dalam Pasal 307 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 yang mengatur sanksi bagi pelanggar ODOL, berupa denda Rp500 ribu atau kurungan hingga dua bulan. Ini jelas memberatkan sopir,” ujarnya.
Aprijal juga menegaskan bahwa pendapatan sopir hanya berasal dari upah tanpa adanya tunjangan, sehingga kebijakan ODOL yang membatasi dimensi dan muatan dianggap tidak adil dan menekan penghasilan mereka.
Selain menolak Zero ODOL, massa aksi juga membawa sejumlah tuntutan lain, di antaranya, revisi Pasal 277 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, perlakuan hukum yang adil bagi sopir, pemberantasan mafia solar, pemberantasan pungli dan premanisme di jalan, penambahan pasokan BBM di setiap SPBU, penetapan tarif minimum muatan dan penghentian kriminalisasi terhadap sopir truk.
Tak hanya soal ODOL, para sopir juga menyoroti masalah kelangkaan solar yang disebut kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan untuk mendukung aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Gorontalo.
Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung. Massa menuntut Gubernur Gorontalo, Kapolda Gorontalo, dan Kepala Pertamina setempat untuk hadir menemui demonstran dan memberikan solusi atas permasalahan yang mereka suarakan. (*)
![Sopir Demo Sopir truk di Provinsi Gorontalo saat menggelar aksi, Senin 7 Juli 2025 guna menyuarakan beberapa isu. [foto:fikar buntuan/nusantara1].](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/07/Sopir-Demo.jpg)
![Dokter Tifa menang Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa usai dikabulkan eksepsi oleh PN Jakarta Timur. [foto:dok/suara.com/faqih]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Dokter-Tifa-menang-200x112.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)
![KPK Ilustrasi. Sebanyak 11 kepala daerah yang kena OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/KPK-200x112.jpg)

![Olahraga Ilustrasi. Olahraga terbaik untuk usia 50 tahun ke atas sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan keamanan serta risiko cedera yang lebih rendah. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Olahraga-200x112.jpg)
![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)

