NUSANTARA1.ID – Kediaman Manajer PT Gorontalo Mineral, Didik B. Hatmoko, menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Senin 12 Mei 2025) sekitar pukul 03.30 Wita.
Diketahui, dua ledakan terdengar dari arah depan rumah Didik, yang berlokasi di Kota Gorontalo.
Ia mengaku sempat mendengar dua kali suara ledakan, dengan selang waktu menit.
“Kejadian ini merupakan kejadian pertama yang saya alami dan kejadiannya sebelum subuh, sekitar jam setengah 4 pagi,” ungkap Didik.
Saat ia memeriksa keadaan di luar rumah, ternyata salah satu ledakan mengenai mobil Toyota Yaris miliknya yang sedang terparkir di halaman.
“Salah satu itu sempat mengenai salah aset saya, gitu,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 03.30 WITA, dan pihak kepolisian dari Polsek Dungingi langsung turun ke lokasi.
“Ini kejadian pelemparan dan terindikasi pelemparan bom molotov,” ujarnya.
Akibat insiden itu, ban bagian belakang mobil mengalami kerusakan. Kapolresta memperkirakan kerugian materi mencapai Rp 10 juta.
Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif dari aksi teror tersebut. (*)


![Banda Neira Grup musik Banda Neira. [foto:dok/Banda Neira/KithLabo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/Banda-Neira-200x112.jpg)
![KMP Virgo 8 Nakhoda KM Virgo Transport 8 ditetapkan sebagai tersangka. [foto:dok/ig Kantor SAR Banjarmasin]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/KMP-Virgo-8-200x112.jpeg)
![KM Virgo Operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa.[foto:dok/afo/handout/basarnas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/KM-Virgo-200x112.jpeg)
![AMSI Ketua AMSI Gorontalo, Melki Gani saat memberi keterangan ke petugas dari Mapolsek Kota Utara terkait pencurian. [foto:dok/amsi]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/AMSI-200x112.jpg)

