Sebanyak 70 Pasang Sapi Bakal Ramaikan Tradisi Ketupat di Yosonegoro

Sapi tengah disiapkan untuk mengikuti karapan sapi. [foto:juna/nusantara1]
Sapi tengah disiapkan untuk mengikuti karapan sapi. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Perayaan Hari Ketupat di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, kembali dimeriahkan dengan pacuan kuda dan karapan sapi yang akan digelar selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 April 2025.

Kegiatan ini merupakan tradisi turun-temurun masyarakat setempat yang telah lama menjadi bagian dari budaya perayaan Ketupat. Tahun ini, antusiasme masyarakat dan peserta disebut sangat tinggi.

Kepala Desa Yosonegoro, Isa A. Hanapi, mengungkapkan bahwa persiapan menjelang acara sudah hampir rampung.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, persiapan untuk pacuan kuda dan roda sapi sudah hampir selesai. Diperkirakan ada sekitar 70 pasang gerobak sapi dan 40 ekor kuda yang akan bertanding,” ujarnya saat diwawancarai, pada Ahad (6/4).

Hanapi menyebutkan bahwa sebanyak 20 pasang gerobak roda sapi berasal dari Manado, sementara 50 pasang lainnya berasal dari berbagai wilayah di Gorontalo. Adapun pacuan kuda akan diikuti oleh 40 ekor kuda dari dalam maupun luar daerah.

Setelah terakhir digelar secara resmi pada 2019, tradisi ini sempat terhenti. Meski ada kegiatan serupa pada 2021, saat itu bersifat lokal dan tidak mendapat dukungan pemerintah.

Tahun ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali memberikan dukungan anggaran guna menyukseskan acara tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan juga digelar secara gratis bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, Pemprov Gorontalo memutuskan untuk menggratiskan akses masuk bagi penonton, termasuk lapak-lapak untuk pedagang. Sedangkan parkir akan dikelola langsung oleh desa,” jelas Hanapi.

Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. (*)

Pos terkait