NUSANTARA1.ID – Guna menjaga pola makan sehat penting, tak terkecuali saat momen lebaran, perlu ada rambu-rambu tertentu saat konsumsi makanan.
Pasalnya bagi masyarakat kebanyakan sulit rasanya untuk tidak mengonsumsi aneka makanan, mulai dari kudapan, makan ringan hingga makanan berat saat lebaran.
Menurut Pakar gizi Universitas Widya Mataram Ambar Rukmini, beberapa penderita penyakit wajib mengurangi makanan tertentu saat lebaran.
Dia mencontohkan, bagi penderita diabetes wajib membatasi mengonsumsi karbohidrat sederhana, terutama gula.
Kemudian, penderita hipertensi disarankan untuk mengurangi asupan garamnya.
“Kue-kue kering merupakan pangan tinggi protein, lemak gula dan garam. Oleh karena itu juga jangan dikonsumsi secara berlebihan,” ujarnya, Ahad (30/3).
Untuk penderita hiperkolesterolemia, dia menyarankan agar mengurangi makan makanan yang berlemak.
Lanjut kata alumnus Universitas Gadjah Mada ini, meminta masyarakat tidak menghangatkan berkali-kali makanan untuk dikonsumsi kembali.
Dia menyampaikan makanan yang dihangatkan berkali-kali menyebabkan berkurangnya nilai gizi.
“Di samping itu makanan berlemak yang dipanaskan berkali-kali juga akan menghasilkan radikal bebas yang dapat mengganggu kesehatan,” katanya.
Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih mengutamakan memasak untuk satu hari konsumsi. (*)

![KN SAR Ilustrasi. KN SAR Bhisma dikerahkan melakukan pencarian terhadap kapal cepat atau speedboat yang hilang kontak saat berlayar di Teluk Tomini, Provinsi Gorontalo. [foto:dok/ant]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/KN-SAR-200x112.jpg)
![Tidak ada Uang Respons ‘tak punya uang’ sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan orang tua untuk menjawab keinginan anak. [foto:dok/klikdokter]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Tidak-ada-Uang-200x112.png)
![Dokter Tifa menang Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa usai dikabulkan eksepsi oleh PN Jakarta Timur. [foto:dok/suara.com/faqih]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Dokter-Tifa-menang-200x112.jpg)
![Bayi Ilustrasi. Dirjen Dukcapil menolak mencatat bayi bernama Muhammad MBG Subianto. [foto:dok/halomama]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Bayi-200x112.jpeg)
![KPK Ilustrasi. Sebanyak 11 kepala daerah yang kena OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/KPK-200x112.jpg)
![Olahraga Ilustrasi. Olahraga terbaik untuk usia 50 tahun ke atas sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan keamanan serta risiko cedera yang lebih rendah. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Olahraga-200x112.jpg)

