NUSANTARA1.ID – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke PT Farhan Batu Palu, sebuah perusahaan tambang batu split yang beroperasi di Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis 15 Mei 2025 kemarin.
Kunjungan itu merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan studi komparatif yang dilakukan oleh Komisi II, khususnya untuk melihat langsung tata kelola perusahaan dan kontribusi sektor swasta terhadap pembangunan daerah.
Anggota Komisi II, Hamzah Idrus, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, mengapresiasi manajemen PT Farhan Batu Palu yang dinilainya profesional, terstruktur, dan berorientasi jangka panjang.
“Kami melihat bagaimana perusahaan ini tidak hanya fokus pada produksi semata, tetapi juga memiliki sistem manajemen yang baik dan transparan. Ini adalah praktik yang bisa dijadikan contoh, khususnya bagi pelaku usaha di sektor pertambangan dan bahan bangunan di Gorontalo,” ujar Hamzah.
Salah satu hal yang disorot adalah kepatuhan perusahaan terhadap regulasi, termasuk pengelolaan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), yang memungkinkan distribusi hasil tambang dilakukan secara efisien dan mandiri.
Hamzah juga mencatat bahwa PT Farhan Batu Palu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemberdayaan tenaga kerja lokal serta pembangunan infrastruktur di sekitar wilayah operasionalnya.
“Kami menilai, pola kemitraan yang dibangun serta tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dijalankan, patut dijadikan rujukan. Ini menunjukkan bahwa perusahaan bisa tumbuh tanpa mengabaikan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Komisi II berharap pendekatan serupa bisa diadopsi oleh pelaku usaha di Provinsi Gorontalo, yakni melalui pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, penguatan ekonomi lokal, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Kunjungan itu pun menjadi bagian dari upaya strategis DPRD untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong peningkatan kualitas investasi di Gorontalo.
Sebagai informasi, PT Farhan Batu Palu merupakan bagian dari Meranti Group, dan dikenal sebagai salah satu perusahaan tambang andesit dengan skala produksi besar di wilayah Sulawesi Tengah.
Produk yang dihasilkan perusahaan tersebut diantaranya batu pecah berbagai ukuran dan pasir kasar yang menjadi komoditas utama dalam pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. (**)

![002 Komisi IV Rapat pembahasan RAPBD 2027 Komisi IV bersama Dinas Dikbud Provinsi Gorontalo. [foto:dok/pendamping komisi]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/002-Komisi-IV-200x112.jpg)
![001 Akses Pinogu Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT. Mopili, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan pejabat terkait lainnya, saat koordinasi dengan Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/001-Akses-Pinogu-200x112.jpg)
![031 Kunjungan Kalapas Pertemuan Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo bersama pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/031-Kunjungan-Kalapas-200x112.jpg)
![029 Komisi IV Kunjungan Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo di Desa Tenggela, Kabupaten Gorontalo. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/029-Komisi-IV-200x112.jpg)
![028 Komisi I Dulamayo Monitoring Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo di Desa Dulamayo Barat. [foto:dok/pendamping]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/028-Komisi-I-Dulamayo-200x112.jpg)

