Cegah Stunting, 370 Mahasiswa Diturunkan di Kabupaten Gorontalo 

NUSANTARA1.ID – Guna mencegah stunting, sebanyak 370 mahasiswa diturunkan di Kabupaten Gorontalo melalui Praktek Kerja Lapangan (PKL) Terpadu. Mahasiswa ini terdiri dari berbagai jurusan dari Politeknik Kesehatan Gorontalo.

Informasi yang berhasil dihimpun, penerimaan mahasiswa tersebut dilakukan di Kantor Camat Tilango, oleh Asisten III, Haris Tome, S,ST, M,T, Rabu (24/4). Mereka terdiri dari Keperawatan 117 orang, Kebidanan 116 orang, Gizi 60 orang dan Farmasi 77 orang.

“Yang menarik bagi saya yakni tema yang diangkat adalah Pencegahan Stunting dan Penyakit Tidak Menular. Khususnya Diabetes Mellitus dengan pendekatan Interprofessional Education dan Interprofessional Collaboration (IPE-IPC). Itu artinya, selain belajar di masyarakat, adik-adik juga melakukan kolaborasi dengan institusi terkait yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Puskesmas, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa,” kata Haris Tome.

Bacaan Lainnya

Ditambahkan oleh Haris Tome, mahasiswa membutuhkan masyarakat sebagai sasaran PKL Terpadu. Demikian pula sebaliknya, masyarakat membutuhkan mahasiswa sebagai agent of change dalam mengubah perilaku masyarakat untuk hidup sehat. 

“Dalam merencanakan kegiatan dan aktivitas di lapangan, jangan lupa selalu berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepala Puskesmas dan tokoh masyarakat, sehingga apa yang direncanakan akan mendapat dukungan secara maksimal,” kuncinya. (**)

Pos terkait